Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Stellantis gandeng CATL siapkan pabrik baterai EV di Eropa
    Automotive

    Stellantis gandeng CATL siapkan pabrik baterai EV di Eropa

    November 23, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Stellantis gandeng CATL siapkan pabrik baterai EV di Eropa 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Stellantis berencana membangun pabrik baterai electric vehicle (EV) atau kendaraan listrik dengan perusahaan China CATL di Eropa, yang akan menjadi pabrik keempat di wilayah tersebut.

    Hal itu dilakukan seiring dengan upaya Stellantis, produsen mobil Eropa, untuk membuat baterai yang lebih murah dan kendaraan listrik yang lebih terjangkau, demikian disiarkan Reuters, Selasa (21/11).

    Rencana baterai kendaraan listrik juga menandai semakin menguatnya hubungan dengan China setelah Stellantis produsen mobil Prancis-Italia itu menutup perusahaan patungan sebelumnya, Guangzhou Automobile Group, tahun lalu.

    Bulan lalu Stellantis mengumumkan kesepakatan senilai 1,6 miliar dolar AS (sekitar 25 triliun) untuk membeli saham pembuat kendaraan listrik China, Leapmotor.

    Baca juga: Samsung SDI akan bangun pabrik baterai kedua di AS bersama Stellantis

    Stellantis dan CATL pada Selasa (21/11) mengumumkan perjanjian awal untuk pasokan sel dan modul baterai lithium iron phosphate (LFP) untuk produksi kendaraan listrik pembuat mobil di Eropa dan mengatakan mereka sedang mempertimbangkan untuk mendirikan usaha patungan 50-50 di wilayah tersebut.

    Rencana usaha patungan dengan CATL ditujukan untuk membangun pabrik giga baru di Eropa untuk membuat baterai LFP, kata Kepala Pembelian dan Rantai Pasokan Global Stellantis Maxime Picat.

    Baterai LFP lebih murah untuk diproduksi, tetapi, kurang bertenaga dibandingkan dengan baterai nikel mangan kobalt (NMC), yang merupakan teknologi utama lainnya saat ini.

    Diskusi sedang berlangsung dengan CATL mengenai rencana usaha patungan dan diperlukan beberapa bulan lagi untuk menyelesaikannya, kata Picat, menolak memberikan rincian tentang kemungkinan lokasi fasilitas baterai baru.

    Rencana tersebut akan menjadi investasi terbaru CATL di kawasan Eropa, seiring dengan ekspansinya di luar pasar dalam negerinya.

    Produsen mobil dan pemerintah di Eropa menggelontorkan miliaran euro untuk membangun pabrik baterai di wilayah mereka sendiri guna mengurangi ketergantungan mereka pada Asia. Pada saat yang sama, pembuat baterai China seperti CATL sedang membangun pabrik di Eropa untuk kendaraan listrik buatan Eropa.

    Picat mengatakan kesepakatan dengan CATL akan melengkapi strategi elektrifikasi grup tersebut, dengan baterai LFP membantu memangkas biaya produksi di Eropa, sekaligus mempertahankan produksi baterai NMC untuk mobil yang lebih mahal.

    Baterai LFP sesuai dengan kendaraan listrik berbiaya rendah Stellantis seperti Citroen e-C3 yang baru-baru ini diluncurkan, yang kini berharga hanya 23.300 euro (sekitar Rp396 juta) dan harganya diperkirakan akan diturunkan menjadi sekitar 20.000 euro (sekitar 340 juta) untuk versi jarak pendeknya.

    Namun, Picat mengatakan baterai LFP, yang berkompromi antara otonomi dan biaya, akan memiliki cakupan yang luas dalam grupnya karena keterjangkauan adalah kunci.

    “Tentu saja tujuan kami adalah mengembangkan baterai LFP pada multi-segmen, karena keterjangkauan diperlukan di banyak segmen berbeda, baik kendaraan penumpang atau kendaraan komersial,” kata Picat.

    Di Eropa, Stellantis yang merupakan pemilik merek termasuk Jeep, Peugeot, Fiat dan Alfa Romeo, sedang membangun tiga pabrik giga di Prancis, Jerman dan Italia melalui kemitraan ACC dengan Mercedes dan TotalEnergies, yang mengkhususkan diri pada kimia NMC.

    Berdasarkan perjanjian pada hari Selasa, CATL pada awalnya akan memasok baterai LFP ke Stellantis untuk kendaraan listrik di segmen mobil penumpang, crossover, dan SUV berukuran kecil dan menengah.

    Baca juga: Stellantis kenalkan Fiat E-Ducato baru dengan jangkauan 420 km

    Baca juga: Pabrik baterai CATL yang baru sanggup menghasilkan satu sel per detik

    Baca juga: Perusahaan China bangun pabrik baterai lithium mobil listrik di AS

    Pewarta: Fathur Rochman
    Editor: Natisha Andarningtyas
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHonda hadirkan Prelude Concept di Los Angeles Auto Show 2023
    Next Article Wuling BinguoEV garansi seumur hidup, ini tujuh syaratnya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.