Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Studi: Jika Positif Covid-19, Perokok Lebih Berisiko Mati
    News

    Studi: Jika Positif Covid-19, Perokok Lebih Berisiko Mati

    May 12, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Studi: Jika Positif Covid-19, Perokok Lebih Berisiko Mati

    Tren pengeluaran rumah tangga termiskin di Indonesia lebih mengutamakan rokok daripada kebutuhan pokok lain (Foto: Thinkstock)

    London, Jurnas.com – Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh jurnal PLOS ONE menemukan bahwa perokok memiliki risiko kematian lebih besar, apabila terinfeksi virus corona baru (Covid-19).

    Penelitian ini merujuk pada penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), penyakit yang mengakibatkan penderitanya kesulitan bernapas akibat sering menyedot asap rokok.

    Para peneliti dari University College London di Inggris mencatat, diperkirakan 251 juta orang di seluruh dunia saat ini mengidap PPOK, dan peneliti mencoba menghubungkan antara Covid-19 dengan penyakit tersebut.

    Dan hasilnya, dari total 2.473 pasien yang menjadi respon penelitian, ditemukan bahwa pasien Covid-19 yang memiliki riwayat PPOK, 63 persen berisiko semakin parah, dan 60 persen berisiko mati.

    Sementara pasien kritis tanpa PPOK hanya memiliki 33,4 persen berisiko parah, dan 55 persen risiko kematian, menurut temuan para peneliti.

    Baca juga.. :

    • Studi: Musim Tidak Berpengaruh pada Penyebaran Covid-19
    • Studi: Obat Mulas "Famotidine" Kurangi Kematian akibat Covid-19
    • Studi: Perokok Lebih Kebal Covid-19 ketimbang Non-Perokok

    Perokok saat ini juga 1,45 kali lebih mungkin untuk mengalami komplikasi parah, dibandingkan dengan mantan perokok maupun orang tidak pernah perokok.

    Namun peneliti menegaskan bahwa studi ini tidak dapat memeriksa apakah ada hubungan antara frekuensi keparahan PPOK dengan hasil atau komplikasi Covid-19.

    “Meskipun prevalensi rendah PPOK dan merokok dalam kasus Covid-19, PPOK dan perokok saat ini dikaitkan dengan keparahan dan kematian Covid-19 yang lebih besar,” tandas para peneliti.

    TAGS : Penelitian Covid-19 Perokok Risiko Kematian

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/72186/Studi-Jika-Positif-Covid-19-Perokok-Lebih-Berisiko-Mati/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleStudi: Gejala Covid-19 pada Anak-anak Mirip Diare
    Next Article Bantu Terdampak Covid-19, ICCN Inisiasi Program Terpadu Berskala Nasional
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.