Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sujanarko, Penerima Satyalancana Wira Karya yang Tak Lulus TWK
    News

    Sujanarko, Penerima Satyalancana Wira Karya yang Tak Lulus TWK

    May 10, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sujanarko, Penerima Satyalancana Wira Karya yang Tak Lulus TWK 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Direktur Pembinaan Jaringan Kerja antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) Sujanarko dikabarkan termasuk ke dalam 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lulus peralihan status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi aparatur sipil negara (ASN). Sujanarko yang sempat mengikuti seleksi calon pimpinan KPK 2019-2023 ini sempat menerima piagam tanda kehormatan dari Presiden Joko Widodo, berupa tanda kehormatan Satya Lancana Wira Karya pada Oktober 2015 lalu.

    Penulis Novel ‘Negeri Para Bedebah’, Tere Liye mengomentari ketidaklulusan Sujanarko menjadi ASN. Dia menyesalkan, Sujanarko yang mendapat penghargaan berupa Satyalancana Wira Karya tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) peralihan status pegawai KPK.

    “Salah satu pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan adalah penerima Satyalancana Wira Karya, yaitu Sujanarko. Posisi dia adalah Direktur PJKAKI KPK, dia ada di nomor 38 dari daftar pejabat struktural di website KPK,” kata Tere Liye dalam keterangannya, Senin (10/5).

    Sujanarko sempat mengikuti seleksi calon pimpinan KPK periodse 2019-2023, tetapi nasibnya belum beruntung, dia gagal menjadi Pimpinan KPK. Sujanarko juga pernah mengusulkan ide yang dinilai sangat menarik, mengusulkan gratifikasi seks masuk dalam tindak pidana korupsi.

    “Jangan keliru, koruptor-koruptor itu memang dekat dengan hal-hal beginian. Sujanarko ini memang unik, dia lulusan sarjana elektro, dan pernah menjadi Ketua Umum Serikat Pekerja BUMN. Boleh jadi, saat jadi ketua serikat pekerja inilah, panggilan hatinya datang, lantas dia banting setir, ingin mengabdi di KPK. Maka bergabunglah dia di KPK sejak 2004, sampai sekarang,” ungkap Tere Liye.

    Penulis novel ‘Hafalan Salat Delisa’ ini juga menyayangkan, Sujanarko tidak lulus tes wawasan kebangsaan. Padahal posisinya sebagai Direktur di KPK, pernah mendapat Satyalancana dan mengabdi selama 17 tahun di KPK.

    Editor : Kuswandi

    Reporter : Muhammad Ridwan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBang Zul Bangga Putra-Putri NTB Sukses Ciptakan Alat Rapid Antigen
    Next Article RODA Institut Wanti-wanti Industri Baja Ringan Nasional
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.