Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Susunan Fraksi Partai Golkar DPR Era Airlangga Tidak Proporsional
    News

    Susunan Fraksi Partai Golkar DPR Era Airlangga Tidak Proporsional

    November 25, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Susunan Fraksi Partai Golkar DPR Era Airlangga Tidak Proporsional

    Ketum Golkar, Airlangga Hartarto

    Jakarta, Jurnas.com – Komposisi pimpinan komisi yang berasal dari Fraksi Partai Golkar DPR RI, seharusnya diatur proporsional dan memperhatikan keterwakilan wilayah. Hal ini sudah menjadi bagian dari pola yang dipakai Fraksi Partai Golkar DPR setiap periodenya. Namun dalam periode ini tampak jelas tidak proporsional.

    Demikian disampaikan Pengurus Badan Kajian Strategis dan Intelijen (Bakastratel) DPP Partai Golkar, Mahadi Nasution, kepada wartawan, Jakarta, Senin (25/11).

    Misalnya Komisi I dan Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar berasal dari satu provinsi, Sumatera Utara, yaitu Meutia Hafidz dan Ahmad Dolly Kurnia. Dimana, keduanya memegang Ketua Komisi.

    “Di sisi lain Ketua Fraksi Partai Golkar, Kahar Muzakir dan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Alex Noerdin, keduanya berasal dari satu provinsi yaitu Sumatera Selatan. Hal ini cukup ironis mengingat Partai Golkar selalu memperhatikan representasi wilayah,” kata Mahadi.

    Menurutnya, belum lagi terjadi rangkap jabatan yaitu Adies Kadir yang merangkap menjadi Sekretaris Fraksi serta Wakil Ketua Komisi III DPR, termasuk Muhidin Said yang merangkap Bendahara Fraksi Partai Golkar DPR dan Wakil Ketua Banggar DPR RI.

    Baca juga.. :

    • Kubu Airlangga Langgar Kesepakatan, Faktanya Pro Bamsoet Banyak Disingkirkan
    • Pendukung Airlangga Langgar Larangan Keluar Jakarta Jelang Munas
    • Alasan SOKSI Jagokan Bamsoet: Kaderisasi Golkar Mati di Era Airlangga

    “Ini hanya terjadi di zaman kepemimpinan Airlangga diperbolehkan rangkap jabatan, dimana pernah terjadi juga pada saat Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI dipegang oleh Melchias Mekeng sekaligus merangkap sebagai Ketua Komisi XI DPR,” katanya.

    “Hal ini jelas melanggar tradisi partai Golkar yang tidak memperbolehkan rangkap jabatan di dalam susunan fraksi yang ada. Dan menunjukkan bahwa Partai Golkar hari ini kekurangan figur terbaik dari setiap wilayah,” tegasnya.

    Di luar itu, kata Mahadi, ada enam pimpinan Komisi di DPR RI yang berasal dari Fraksi Partai Golkar, yang semuanya dari Ketua DPD Provinsi Partai Golkar yaitu Doly Kurnia (Ketua Komisi II), Dedi Mulyadi (Wakil Komisi IV), Ridwan Bae (Wakil Ketua Komisi V), Gde Sumarjaya Linggih (Wakil Ketua Komisi VI), Alex Noerdin (Wakil Ketua Komisi VII) dan Melky Lakalena (Wakil Ketua Komisi IX).

    “Hal ini diduga untuk mengamankan posisi Airlangga sebagai Ketua Umum dalam Munas Partai Golkar dan mendorong upaya aklamasi dalam perhelatan Munas tersebut,” kata Mahadi.

    Kata Mahadi, semua ini merupakan cermin dari carut marutnya organisasi dan ketidakpahaman atas kepemimpinan Airlangga terhadap dinamika Partai Golkar, sehingga sudah seharusnya kepemimpinan ini dievaluasi total.

    “Kalau dibiarkan terus seperti ini, maka Partai Golkar akan kehilangan kekuatan di wilayah-wilayah lain sebagai akibat tidak diperhatikannya sebaran yang proporsional tersebut,” jelasnya.

    “Ketidakseimbangan representasi wilayah dalam komposisi AKD, secara psiko-politik akan merusak stabilitas dukungan konstituen partai. Sungguh disesalkan, Partai Golkar seperti melangkah mundur secara permanen saat dipimpin Airlangga,” demikian Mahadi.

    TAGS : Ketum Golkar Bambang Soesatyo Airlangga Hartarto

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/62876/Susunan-Fraksi-Partai-Golkar-DPR-Era-Airlangga-Tidak-Proporsional/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAlasan BMKG Anugerahi Megawati Sebagai Tokoh Pelopor
    Next Article Lulusan Politeknik Diundang Berkarir di Batam
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • X Down Hari Ini Jadi Sorotan, Pengguna Tak Bisa Login dan Refresh Timeline
    • Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren
    • Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.