Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Tak Ada Kaitan Antara Radang Otak Dengan Wolbachia
    News

    Tak Ada Kaitan Antara Radang Otak Dengan Wolbachia

    November 20, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tak Ada Kaitan Antara Radang Otak Dengan Wolbachia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Tak Ada Kaitan Antara Radang Otak Dengan Wolbachia 2
    Tangkapan layar peneliti Bakteri Wolbachia dan Demam Berdarah dari Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan keperawatan Universitas Gadjah Mada Prof. DR. Adi Utarini, M.Sc, MPH, PhD, dalam diskusi media bertema “Mengenal Wolbachia dan Fungsinya untuk Mencegah Demam Berdarah” yang digelar Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) secara daring, Senin (20/11/2023). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Penyakit radang otak Japanese Encephalitis dengan teknologi Wolbachia tidak ada kaitannya. Hal itu dikatakan Peneliti dari Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Prof. DR. Adi Utarini, M.Sc, MPH, PhD.

    “Ternyata Japanese Encephalitis (JE) ini nyamuknya berbeda (Culex) dan penyakitnya juga berbeda. Tidak ada kaitannya dengan teknologi Wolbachia,” kata Utarini yang meneliti bakteri Wolbachia dan demam berdarah itu dalam diskusi media bertema Mengenal Wolbachia dan Fungsinya untuk Mencegah Demam Berdarah, secara daring, dikutip dari kantor berita Antara, Senin (20/11).

    Japanese Encephalitis (JE) merupakan salah satu penyebab utama radang otak akibat infeksi virus ensefalitis. Beberapa waktu lalu, JE dan Wolbachia menjadi perbincangan warganet di media sosial karena ada pendapat yang mengaitkan nyamuk ber-Wolbachia dapat menyebabkan JE.

    Pembahasan mengenai nyamuk dengan bakteri Wolbachia mengemuka seiring upaya Kementerian Kesehatan yang menebar jentik nyamuk Aedes aegypti mengandung bakteri Wolbachia untuk mengendalikan penularan demam berdarah dengue.

    Adi Utarini yang akrab disapa Uut selain membantah teknologi Wolbachia menyebabkan JE juga menuturkan teknologi itu tidak terkait dengan kejadian filariasis atau penyakit kaki gajah. “Wolbachia yang ada pada cacing yang menyebabkan filariasis itu berbeda jenisnya dengan Wolbachia pada nyamuk Aedes aegypti. Jadi Wolbachia ini bukan hanya satu jenis, tetapi ada ribuan jenis,” tutur dia.

    Senada dengan Uut, dr. Riris Andono Ahmad, BMedSc, MPH, PhD dari Departemen Biostatistik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi, Fakultas Kedokteran, kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada menuturkan setiap penyakit berbasis vektor atau penular dari nyamuk hanya ditularkan dari vektornya.

    “Aedes Aegypti hanya bisa menularkan empat penyakit yakni dengue, zika, chikungunya dan yellow fever (demam kuning). Tetapi, kalau kemudian penyakit lain itu disebarkan oleh vektor nyamuk yang lain yaitu tinggi rendahnya kejadian penyakit tersebut tidak akan dipengaruhi vektor yang bukan perantaranya,” kata Riris menjelaskan.

    Setali tiga uang dengan Uut, dia mengatakan JE dipengaruhi oleh nyamuk Culex, bukan Aedes Aegyepti yang menjadi vektor empat penyakit tadi. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleUMP Bali di 2024 Ditetapkan Naik, Ini Besarannya
    Next Article Bawaslu Telusuri Dugaan Dukungan Pj Bupati Sorong Terhadap Salah Satu Paslon
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.