Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Tak Tahu Sudah Dibunuh Wowon, Farida Dikira Keluarga Masih Jadi TKW
    News

    Tak Tahu Sudah Dibunuh Wowon, Farida Dikira Keluarga Masih Jadi TKW

    January 28, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tak Tahu Sudah Dibunuh Wowon, Farida Dikira Keluarga Masih Jadi TKW 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Keluarga Farida, tenaga kerja wanita (TKW) yang menjadi korban pembunuhan berantai Wowon tidak tahu jika yang bersangkutan sudah tewas. Keluarga berfikir jika Farida masih di luar negeri menjadi TKW.

    Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indriwienny Panjiyoga mengatakan, keluarga baru mengetahui Farida tewas setelah penyidik melakukan konfirmasi. Mereka pertama kali mendengar kabar Farida tewas dari polisi tersebut.

    “Sebelumnya (keluarga) tahunya Farida masih kerja,” kata Panjiyoga saat dikonfirmasi, Sabtu (28/1).

    Panjiyoga mengatakan, keluarga tak tahu Farida tewas karena Wowon melarang Farida menghubungi keluarganya setelah ia tiba di Indonesia. Para korban penggandaan uang ini harus menemui Wowon terlebih dahulu.

    “Jadi (korban) berhubungan dengan Wowon itu nggak boleh ada yang tahu. Harus diam saja, soalnya kalau ada yang tahu nanti (para TKW, Red) akan celaka. Doktrinnya seperti itu semuanya,” jelasnya.

    Wowon pun menyiapkan kontrakan di Cianjur untuk Farida saat tiba di Tanah Air. Namun, di kontrakan itu pula Farida dihabisi lalu jasadnya dikubur dalam sebuah lubang.

    Sebelumnya, Polda Metro Jaya memastikan kasus tewasnya tiga orang di Ciketingudik, Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat tidak murni keracunan. Para korban dipastikan tewas akibat diracun. Korban meninggal adalah ibu dan anak atas nama AM, 35; RAM, 21; dan MR, 19.

    “Dari fakta awal ada fakta baru bahwa narasi yang dikembangkan mati keracunan tidak benar, tapi itu pembunuhan,” kata Fadil.

    Tak hanya itu, kasus ini disebut Fadil sebagai pembunuhan berantai. Total ada 9 korban tewas yang telah teridentifikasi. Dalam kasus ini, penyidik sudah menetapkan 3 orang tersangka. Mereka yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh dan M Dede Solehudi

    Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 380 KUHP tentang pembunuhan, juncto Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Mereka terancam pidana 20 tahun penjara, atau penjara seumur hidup atau pidana mati.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : Sabik Aji Taufan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLolos Dari Maut, Putri Wowon Belum Tahu Ibu dan Kakaknya Tewas
    Next Article Gempa Magnitudo 5,1 Landa Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.