Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Tangani COVID-19, Ratusan Miliar Dianggarkan Badung di APBD-P
    Ekonomi

    Tangani COVID-19, Ratusan Miliar Dianggarkan Badung di APBD-P

    August 25, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tangani COVID-19, Ratusan Miliar Dianggarkan Badung di APBD-P 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    akomodasi
    Ilustrasi. (BP/dok)

    MANGUPURA, BALIPOST.com – Anggaran Perubahan APBD 2021 di Kabupaten Badung, diprioritaskan untuk penanganan COVID-19. Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) setempat sepakat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 311 miliar untuk penanganan dampak virus Corona.

    Ketua DPRD Badung, Putu Parwata menyatakan bahwa berdasarkan hasil rapat Banggar dan TAPD dan sesuai instruksi Gubernur Bali Pemerintahan Badung harus fokus penanganan COVID-19. Dan pada APBD 2021 penanganan COVID-19 ini telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 311 miliar.
    “Sesuai instruksi Gubernur Bali bahwa Pemerintahan Badung harus fokus penanganan COVID-19 dan pada APBD 2021 telah dianggarkan Rp 311 miliar,” ujar Parwata usai rapat terbatas, Selasa (24/8).

    Menurutnya, penanganan COVID-19 salah satunya yang akan dilakukan adalah dengan menyiapkan bed untuk sentral isolasi. Total sebesar Rp 33 miliar dialokasikan untuk perbaikan gedung D RSD Mangusada yang akan digunakan untuk menampung pasien COVID-19.

    “Harapanya tidak ada masalah lagi dengan penanganan COVID. Yang lain-lain, seperti belanja pegawai, belanja barang, dan jasa itu disesuaikan dengan kebutuhan,” kata Parwata.

    Sementara Sekda Adi Arnawa mengaku, akan mendengarkan saran dan usul dewan dengan mengoptimalkan pendapatan. Sebab, di tengah pandemi ini diakui ada penurunan pendapatan yang cukup tajam dari sektor pariwisata. Pihaknya harus menggali potensi lain sebagai pundi-pundi keuangan Badung.

    “Pandemi COVID-19 membuat penurunan pendapatan cukup tajam dari pariwisata, makanya kami harus melakukan diversifikasi pajak. Salah satunya terkait retrebusi perpanjangan IMTA. Kemudian perubahan nomenklatur terkait IMB menjadi persetujuan bangunan gedung dan semua potensi peningkatan pendapatan,” ujarnya. (Parwata/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKSAD Ungkap Materi Latihan TNI AD dan US Army di Garuda Shield
    Next Article Hingga Akhir 2021, Kinerja Gemilang BRI Diproyeksikan Berlanjut
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.