Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Teknologi Masa Depan Lebih Mengerikan Senjata Nuklir
    News

    Teknologi Masa Depan Lebih Mengerikan Senjata Nuklir

    October 22, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Teknologi Masa Depan Lebih Mengerikan Senjata Nuklir 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Teknologi Masa Depan Lebih Mengerikan Senjata Nuklir

    Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Mikhail Metzel/TASS )

    Sochi – Berbicara di depan peserta Festival Pemuda dan Siswa Sedunia di Sochi, Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan teknologi masa depan lebih mengerikan daripada senjata nuklir.

    Menurut Putin, pemrograman genetika manusia menurut karakteristik spesifik dapat membuktikan bahaya bagi kemanusiaan. Dalam pandangannya, rekayasa genetika memberikan peluang besar, termasuk di bidang farmakologi, tapi juga mejadi momok yang menakutkan.

    “Anda bisa membayangkan ke depan, ada seseorang yang mampu menciptakan manusia dengan karakteristik yang spesifik. Misalnya, menjadi matematikawan yang brilian, atau pemusik yang brilian, tapi juga bisa menjadi seorang tentara yang mampu berperang tanpa rasa takut, tanpa belas kasihan, tanpa menyesal, atau bahkan sakit,” kata Putin di Sochi pada Sabtu (21/10)

    “Anda tahu, semua itu tidak mustahil, dan kemungkinan besar, dalam waktu dekat, dalam periode perkembangan dan eksistensi yang sangat sulit, sebuah periode yang menuntut tanggung jawab besar. Dan yang baru saja saya jelaskan lebih buruk daripada bom nuklir,” Putin menambahkan.

    Karena itu, Putin menekankan, agar teknologi baru  digunakan secara efektif dan diterapkan secara luas. Dan yang terpenting manusia tidak boleh melupakan moralitas dan etikanya, sebab mengabaikannya bisa berujung pada kehancuran umat manusia

    “Setiap kali kita melakukan sesuatu, apapun itu, kita tidak boleh melupakan pondasi etis dan moral pekerjaan kita. Segala sesuatu yang kita lakukan harus mendapatkan keuntungan, bukan untuk menghancurkannya,”  jelasnya.

    Festival Pemuda dan Pemuda Dunia ke 19 dimulai di Sochi minggu lalu, dan berlangsung hingga Minggu, mengumpulkan orang-orang muda dari seluruh dunia. Lebih dari 25.000 orang dari lebih 180 negara hadir. Festival yang diselenggarakan secara teratur sejak 1947, menyatukan kaum muda untuk mendukung demokrasi dan melawan imperialisme dan perang.

    TAGS : Rusia Teknologi Rekayasa genetik Senjata nuklir

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/23589/Teknologi-Masa-Depan-Lebih-Mengerikan-Senjata-Nuklir/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMiliarder Amerika Serukan Pemakzulan Donald Trump
    Next Article Menghina Orang Bugis, Mahathir Harus Minta Maaf
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.