Tembus 1000 unit sebulan, Suzuki XL7 Hybrid targetkan penjualan 12.000

Tembus 1000 unit sebulan, Suzuki XL7 Hybrid targetkan penjualan 12.000
Yogyakarta (ANTARA) – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengungkapkan telah melakukan penjualan dan pengiriman varian hybrid terbaru yaitu Suzuki New XL7 Hybrid sebanyak lebih dari 1000 unit sejak kali pertama diluncurkan pada 15 Juni silam.

“Sejak diluncurkan, memang memberikan indikasi yang baik. Lebih dari 1000 unit sudah bisa kami kirimkan selama 2 pekan pada periode 15 Juni sampai 30 Juni, serta lebih dari 1700 unit sudah dikirimkan ke diler,” jelas Head of Brand Development & Marketing Research 4W PT SIS, Harold Donnel Tampubolon, di Yogyakarta, Rabu.

Harold menjelaskan bahwa catatan penjualan dan pengiriman selama dua pekan tersebut terbilang sangat baik di tengah ketatnya bursa industri otomotif yang cukup kompetitif.

“Kami sangat mensyukuri apa yang sudah kami bisa gapai. Tetapi dengan itu, target kami pun masih belum berubah sampai dengan akhir tahun. Sesuai dengan informasi yang sudah disampaikan sebelumnya di sesi peluncuran New XL7 Hybrid, kami memiliki target kurang lebih 12.000 sampai dengan Desember 2023 atau kurang lebih 2000 unit per bulan,” selorohnya.

Baca juga: Suzuki resmi luncurkan New XL7 Hybrid dengan harga terjangkau

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dari jumlah sekitar 1700 unit yang sudah dikirimkan ke diler, seri hybrid Alpha dan Beta masih mendominasi dengan kontribusi sebesar lebih dari 80% berbanding dengan seri Zeta non-Hybrid. Harold juga mengungkapkan bahwa dari sudut pandang konsumen, terdapat beberapa alasan utama yang membuat New XL7 Hybrid menjadi pilihan mereka.

 

Head of Brand Development & Marketing Research 4W PT Suzuki Indomobil Sales, Harold Donnel Tampubolon, saat sesi media test drive di Yogyakarta, Senin (3/7). (ANTARA/Ahmad Faishal)

“Pertama, karena ini jenis SUV Medium yang cocok dengan karakter mereka, ground clearance yang cukup tinggi 200 milimeter, terus juga dapat 7 seater. Hal itu jadi first reason to buy mereka,” jelasnya.

Alasan kedua, kata Harold, adalah penggunaan sistem hybrid itu sendiri yang mewakili apa yang pengendara inginkan. Konsumen memilih New XL7 Hybrid karena merasa turut berkontribusi terhadap lingkungan lewat kendaraan yang lebih irit, hijau, dan ramah lingkungan.

“Selain itu, mereka merasa memiliki citra gengsi yang lebih dengan adanya emblem hybrid di belakang mobil. Kami juga mendapatkan respon yang cukup positif dengan penggunaan warna baru New XL7 Hybrid,” imbuhnya.

Soal warna, Harold menjelaskan bahwa cukup banyak konsumen yang menantikan hadirnya unit Alpha Savana Ivory+Black yang bernuansa modern. Terdapat dua wilayah yaitu Jabodetabek dan Kota Surabaya yang memiliki kontribusi terbesar pada pasar New XL7 Suzuki Indonesia.

“Dominasi warna baru ini berada pada angka 30%. Tetapi kami sadar bahwa sesuai mekanisme peluncuran produk baru, warna baru biasanya lebih laris di awal. Nanti selepas 3 atau 6 bulan, akan kembali ke warna lebih normal seperti putih, hitam, dan silver,” tutupnya.

Baca juga: Uji Suzuki XL7 Hybrid dominasi jalanan dalam dan luar Kota Yogyakarta

Baca juga: Suzuki XL7 Hybrid uji penyempurnaan, jelajahi keindahan Yogyakarta

Baca juga: Suzuki XL7 Hybrid incar segmentasi keluarga muda pencinta jalan-jalan

Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2023

Credit: Source link

Related Articles