Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Tembus Rp 2.750 Triliun, Ini 8 Prioritas Belanja Negara Tahun Depan
    Ekonomi

    Tembus Rp 2.750 Triliun, Ini 8 Prioritas Belanja Negara Tahun Depan

    September 29, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tembus Rp 2.750 Triliun, Ini 8 Prioritas Belanja Negara Tahun Depan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Belanja negara pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 diproyeksikan mencapai Rp 2.750 triliun. Angka ini setara 15,6 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

    Target belanja negara 2021 telah disepakati oleh pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam Rapat Paripurna, Selasa (29/9). Mewakili pemerintah, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menuturkan, anggaran belanja 2021 diarahkan untuk mendukung pemulihan ekonomi dan prioritas pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan, teknologi informasi dan komunikasi, infrastruktur, ketahanan pangan, pariwisata, dan perlindungan sosial.

    “Pertama, anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp 169,7 triliun atau 6,2 persen dari total belanja negara,” katanya.

    Kebijakan anggaran kesehatan diarahkan antara lain untuk: (1) peningkatan dan pemerataan dari sisi supply, serta dukungan untuk pengadaan vaksin; (2) penguatan program promotif dan preventif, serta akselerasi penurunan stunting; (3) perbaikan mutu layanan, efektivitas dan validitas data program jaminan kesehatan nasional (JKN); serta (4) penguatan pencegahan, deteksi, dan respons penyakit, serta sistem kesehatan terintegrasi.

    Sementara itu untuk prioritas kedua, anggaran pendidikan direncanakan sebesar Rp 550 triliun. Angka ini sesuai ketentuan perundang-undangan yakni 20 persen dari total belanja negara/

    “Anggaran pendidikan difokuskan untuk meningkatkan kualitas SDM, kemampuan adaptasi teknologi, dan peningkatan produktivitas melalui pengetahuan ekonomi di era industri 4.0,” terang mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut.

    Lebih lanjut Sri Mulyani menyampaikan, pemerintah akan melakukan reformasi pendidikan, melalui transformasi kepemimpinan kepala sekolah, transformasi pendidikan dan pelatihan guru, mengajar sesuai tingkat kemampuan siswa, standar penilaian global, serta kemitraan daerah dan masyarakat sipil. Selain itu, juga dilakukan penguatan program vokasi dan Kartu Prakerja, penguatan penyelenggaraan PAUD, serta peningkatan efektivitas penyaluran bantuan pendidikan (BOS, PIP, dan LPDP).

    Pemerintah juga melakukan percepatan peningkatan kualitas sarpras pendidikan terutama untuk daerah 3T, serta penajaman KIP Kuliah dan pendanaan pendidikan tinggi.

    Sedangkan untuk prioritas ketiga, yakni pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 29,6 triliun (termasuk TKDD). Anggaran TIK difokuskan untuk mengakselerasi transformasi digital untuk penyelenggaraan pemerintahan, serta mewujudkan pelayanan publik yang efisien dan cepat, seperti di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan.

    Kemudian untuk mengonsolidasi dan mengoptimasi infrastruktur dan layanan bersama, serta untuk mewujudkan inklusi masyarakat di wilayah prioritas pembangunan dan mendorong kesetaraan dengan penyediaan akses internet pada sekitar 12.377 lokasi layanan publik.

    Adapun untuk prioritas keempat, yakni pembangunan infrastruktur pada 2021 dianggarkan sekitar Rp 413,8 triliun. Anggaran akan digunakan untuk penguatan infrastruktur digital dan mendorong efisiensi logistik dan konektivitas.

    Kemudian untuk membangun infrastruktur padat karya yang mendukung kawasan industri dan pariwisata, serta sarana kesehatan masyarakat dan penyediaan kebutuhan dasar untuk penguatan sistem kesehatan nasional. Anggaran ini juga diperuntukkan penyelesaian kegiatan prioritas 2020 yang tertunda.

    “Prioritas kelima ketahanan pangan dianggarkan sekitar Rp 104,2 triliun,” tutur Sri Mulyani.

    Sementara itu, prioritas keenam, yakni perlindungan sosial pada tahun depan dianggarkan Rp 421,7 triliun, sedangkan prioritas ketujuh, pembangunan pariwisata dianggarkan sekitar Rp 15,7 triliun. Sri Mulyani menambahkan, pemerintah tetap akan melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai prioritas kedelapan.

    Fokusnya yaitu berupa dukungan penanganan kesehatan, perlindungan sosial, sektoral Kementerian/Lembaga dan Pemda, UMKM, pembiayaan korporasi, dan insentif usaha. “(Delapan) Prioritas anggaran tersebut tercakup dalam komponen belanja pemerintah pusat serta transfer ke daerah dan dana desa,” terang Sri Mulyani.

    Berikut Postur APBN Tahun 2021:

    1. Pendapatan Negara Rp 1.743,6 triliun
    a. Pendapatan Dalam Negeri Rp 1.742,7 triliun
    b. Penerimaan Hibah Rp 0,9 triliun

    2. Belanja Negara Rp 2.750 triliun
    a. Belanja Pemerintah Pusat Rp 1.954,5 triliun
    b. Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Rp 795,5 triliun

    3. Keseimbangan Primer (negatif) Rp 633,1 triliun
    4. Defisit Anggaran Rp 1.006,4 triliun
    5. Pembiayaan Anggaran Rp 1.006,4 triliun


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDukung Protokol Kesehatan, Tiket.com Bantu 18 Wastafel Portabel – KRJOGJA
    Next Article Akikah Online Tingkatkan Ekonomi Mustahik – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.