Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Tentara dan Oposisi Sudan Setuju Bentuk Pemerintahan Transisi
    News

    Tentara dan Oposisi Sudan Setuju Bentuk Pemerintahan Transisi

    August 3, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Tentara dan Oposisi Sudan Setuju Bentuk Pemerintahan Transisi

    Demonstran Sudan mendesak agar dewan militer dibubarkan dan diserahkan kekuasaan kepada pemerintah sipil

    Jakarta, Jurnas.com – Dewan Transisi Militer (TMC) yang berkuasa di Sudan dan koalisi oposisi utama telah mencapai kesepakatan untuk mengantar periode baru pemerintahan transisi.

    Mohamed Hassan Lebatt, mediator AU untuk Sudan , mengatakan perwakilan dari kedua belah pihak, kelompok sipil pro-demokrasi dan militer akan melanjutkan pembicaraan pada hari Sabtu mengenai rincian teknis dari kesepakatan tersebut.



    “Saya mengumumkan kepada opini publik Sudan, Afrika, dan internasional bahwa kedua delegasi telah sepenuhnya menyetujui deklarasi konstitusional,” kata Lebatt dilansir Aljazeera.

    Dokumen itu, yang menguraikan kekuatan dan hubungan antara cabang-cabang pemerintahan transisi, muncul setelah berminggu-minggu negosiasi yang diperantarai oleh AU dan negara tetangga Ethiopia di tengah serangan sporadis kekerasan di ibu kota Khartoum dan kota-kota lain.

    Baca juga.. :

    • Pemimpin Partai Oposisi Sudan Minta Bashir Mundur

    Sudan berada dalam kondisi politik yang kacau sejak tentara mencopot pemimpin veteran Omar al-Bashir pada April, dengan puluhan demonstran terbunuh dalam protes di jalan.

    Ketika berita tentang perjanjian itu muncul, orang-orang mulai berkumpul di Nile Street, jalan utama di ibukota Khartoum, membunyikan klakson mobil dan bersuara merayakannya.

    “Kami telah menunggu negara sipil untuk meminta balasan yang adil dari para pembunuh putra kami,” kata seorang pemrotes Somaiya Sadeq.

    Tim hukum dan teknis masih perlu menetapkan batas waktu agar deklarasi mulai berlaku dan agar pemerintah transisi ditunjuk.

    Setelah pemerintah transisi mulai bekerja, Sudan memulai masa transisi tiga tahun yang diharapkan mengarah pada pemilihan.

    Dua poin utama pertikaian adalah peran Dinas Intelijen Umum Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF), kelompok paramiliter paling kuat di negara itu.

    Menurut rancangan deklarasi yang dilihat oleh kantor berita Reuters, badan intelijen akan melaporkan kepada kabinet dan dewan yang berdaulat, badan yang akan memerintah negara dalam periode transisi, sementara RSF akan jatuh di bawah komando umum angkatan bersenjata. kekuatan.

    Kedua belah pihak sebelumnya sepakat bahwa dewan berdaulat akan terdiri dari 11 anggota, lima perwira yang dipilih oleh TMC, lima warga sipil yang dipilih oleh koalisi Pasukan untuk Kebebasan dan Perubahan (FFC) dan warga sipil lainnya yang akan disepakati oleh kedua belah pihak. Pemimpin pertamanya adalah dari militer.

    Ketika dewan berdaulat dibentuk, TMC, yang dipimpin oleh Jenderal Abdel Fattah al-Burhan dan wakilnya, komandan RSF Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo, akan dibubarkan.

    Aliansi FFC diperkirakan akan mengadakan konferensi pers pada hari Sabtu nanti untuk menjelaskan rincian kesepakatan.

    Mohammed Adow dari Al Jazeera mengatakan tidak ada seorang pun dari era Omar al-Bashir yang diperkirakan akan dimasukkan dalam pemerintahan baru.

    “Tantangannya adalah bagaimana menggerakkan semuanya dan menuju periode transisi,” kata Adow, menambahkan bahwa jabatan-jabatan penting seperti perdana menteri belum diputuskan.

    “Kami melihat untuk pertama kalinya otoritas transisi hibrida yang terdiri dari anggota militer dan sipil. Bagaimana mereka akan bekerja sama akan sangat menarik untuk ditonton.”

    TAGS : Oposisi Sudan Omar Al-Basyir

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/56992/Tentara-dan-Oposisi-Sudan-Setuju-Bentuk-Pemerintahan-Transisi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTiga Kunci PDIP Bisa Survive dan Menang Pemilu Dua Kali Beruntun
    Next Article Ketum Ansor: Muda dan Kreatif, Cak Imin Tepat Pimpin MPR
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.