Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Tentara Myanmar Bunuh Lima Muslim Etnis Rohingya di Rakhine
    News

    Tentara Myanmar Bunuh Lima Muslim Etnis Rohingya di Rakhine

    March 1, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Tentara Myanmar Bunuh Lima Muslim Etnis Rohingya di Rakhine

    Militer Myanmar saat menghadapi warga muslim Rohingya (Foto: Reuters)

    Naypyidaw, Jurnas.com – Lima Muslim Rohingya, termasuk seorang anak, tewas dibunuh dan eberapa di antaranya terluka dalam bentrokan di negara bagian Rakhine, Myanmar barat, tempat kekerasan yang disponsori negara terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

    Seorang anggota parlemen daerah dan penduduk mengatakan pada Minggu (1/3) bahwa lima anggota minoritas Muslim yang dianiaya tewas di kota Mrauk U sehari sebelumnya. Seorang anak lelaki berusia 12 tahun ada di antara mereka.

    Ada beberapa laporan yang bertentangan tentang jumlah Rohingya yang terluka, yang berkisar antara enam hingga 11. Penduduk desa Rohingya yang tidak disebutkan namanya mengatakan, mayat-mayat tersebut memiliki luka tembak.

    “Lima Muslim tewas ketika tubuh mereka ditemukan,” Reuters mengutip penduduk desa itu mengatakan, menambahkan, “Pemakaman mereka diadakan hari ini.”

    “Kami tidak bisa keluar dan kami tidak bisa pergi ke mana pun,” tambahnya. “Kami hanya tetap aman di desa kami. Jika ini terus terjadi, aku merasa seperti tidak ada harapan.”

    Baca juga.. :

    • PBB Terbitkan Pelanggaran HAM Myanmar terhadap Rohingya
    • AL Myanmar Tahan 173 Warga Muslim Rohingya yang Ingin Kabur
    • Muslim Rohingya di Bawah Bayang-Bayang Geneosida

    Anggota parlemen daerah, Tun Thar Sein, mengatakan, pertempuran Sabtu (29/2/) pecah setelah Tentara Arakan menyerang konvoi militer yang melewati daerah itu. Tentara membalas dengan tembakan dan menembaki dua desa di wilayah yang bermasalah itu.

    Militer Myanmar mengklaim bahwa pasukan dari kelompok etnik militan yang merekrut sebagian besar dari mayoritas Buddha Rakhine bertanggung jawab atas kematian tersebut.

    Bertentangan dengan klaim militer, Khine Thu Kha, seorang juru bicara militan, yang menginginkan otonomi yang lebih besar bagi Negara Rakhine menyalahkan pasukan pemerintah Myanmar atas korban sipil.

    Serangan terbaru itu adalah satu dari beberapa untuk membunuh Rohingya tahun ini. Pada awal Januari, empat anak Rohingya tewas dalam ledakan yang dilakukan militer dan pemberontak saling menyalahkan.

    Pada 25 Januari, pasukan Myanmar menembaki sebuah desa Rohingya, menewaskan dua wanita, satu hamil, dan melukai tujuh orang.

    Pengadilan Keadilan Internasional yang bermarkas di Den Haag awal tahun ini memerintahkan Myanmar untuk melindungi Muslim Rohingya dari kekejaman lebih lanjut dan menyimpan bukti dugaan kejahatan.

    Wilayah itu menjadi perhatian global pada tahun 2017 ketika lebih dari 750.000 Rohingya, kebanyakan wanita dan anak-anak, melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh untuk menghindari tindakan keras militer yang menurut para penyelidik PBB dilakukan dengan niat genosida.

    Bangladesh menampung sekitar 200.000 Rohingya ketika eksodus dimulai.

    Ratusan orang tetap di Myanmar dan sekarang hidup dalam kondisi seperti apartheid, terkurung di kamp-kamp dan desa-desa dan menolak akses ke layanan kesehatan dan pendidikan.

    Rohingya telah mendiami Negara Bagian Rakhine selama berabad-abad, tetapi negara tersebut menyangkal kewarganegaraan mereka. Bangladesh juga menolak memberi mereka kewarganegaraan.

    PBB telah menggambarkan Rohingya sebagai komunitas yang paling teraniaya di dunia. (Press TV)

    TAGS : Muslim Rohingya Warga Rohingya Ditembak Militer Myanmar Kekerasan Myanmar

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/68269/Tentara-Myanmar-Bunuh-Lima-Muslim-Etnis-Rohingya-di-Rakhine/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAhli Bedah AS: Penggunaan Masker Tak Efektif Cegah Virus Corona
    Next Article Arab Saudi Siapkan 25 Rumah Sakit Virus Corona
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.