Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Terkait Konflik Kashmir, Iran Minta India Berlaku Adil terhadap Muslim
    News

    Terkait Konflik Kashmir, Iran Minta India Berlaku Adil terhadap Muslim

    August 21, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Terkait Konflik Kashmir, Iran Minta India Berlaku Adil terhadap Muslim

    Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Sayyid Ali Khamenei (C) bertemu dengan presiden Iran dan anggota kabinetnya di Teheran pada 21 Agustus 2019. (Foto: leader.ir)

    Teheran, Jurnas.com – Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, menyatakan prihatin dengan situasi di Kashmir saat ini. Ia miminta pemerintah India untuk berlaku adil dengan minoritas umat Muslim di wilayah itu.

    “Kami menjaga hubungan baik dengan pemerintah India. Kami berharap India mengambil kebijakan yang adil terhadap warga Kashmir yang layak dan Muslim di wilayah itu agar tidak ditekan,” ujar Khamenei dalam pertemuan dengan Presiden Iran, Hassan Rouhani dan anggota kabinetnya di Teheran, Rabu (21/8).



    Khamenei mengatakan, situasi saat ini di Kashmir dan perselisihan antara India dan Paskistan di wilayah tersebut sebagai buntutu tindakan jahat Inggris saat meninggalkan anak benua India.

    “Untuk memperpanjang konflik di Kashmir, Inggris sengaja meninggalkan anak benua ini di wilayah tersebut,” kata Khamenei.

    Baca juga.. :

    • Iran Puji Sikap Berani Korea Utara Lawan AS
    • Tekanan Maksimum AS di Iran Belum
    • AS Ingin Perbaiki Hubungan India-Pakistan

    Kashmir menjadi tempat aksi unjuk rasa baru-baru sejak Perdana Menteri India, Narendra Modi mencabut status semi-otonomi wilayah Kashmir yang disengketakan.

    New Delhi mengklaim keputusan untuk menghapus wilayah semi-otonomi mayoritas Muslim yang disengketakan itu diperlukan untuk pengembangan ekonomi Kashmir dan menghentikan terorisme.

    Kashmir dibagi antara India dan Pakistan sejak pemisahan dan kemerdekaan mereka dari Inggris pada1947. Wilayah yang disengketakan itu diklaim sepenuhnya kedua belah pihak, yang sudah berperang tiga kali.

    Di tempat lain dalam sambutannya, Khamenei menyinggun situasi Iran saat ini. Ia mengatakan semua plot musuh terhadap negara itu sia-sia selama 40 tahun terakhir.

    “Anda seharusnya tidak takut pada musuh karena musuh ini telah ada sejak awal Republik Islam dan sudah melakukan apa pun yang bisa dilakukan tetapi gagal,” kata Khamenei.

    “AS, Eropa, dan bahkan Uni Soviet yang sudah mati telah melakukan apa pun yang mereka bisa terhadap Republik Islam selama 40 tahun terakhir tetapi mereka gagal. Memang, mereka menyebabkan kerusakan dan masalah, tetapi belum mampu menghambat kemajuan pendirian Islam,” tambahnya.

    Membeberkan prestasi dan kemajuan Iran dalam sektor politik, pertahanan dan ekonomi, Khamenei mengatakan musuh tidak dapat berbuat apa-apa terhadap Iran, mengulangi 40 tahun ke depan Republik Islam akan lebih baik untuk Iran tetapi lebih buruk bagi musuh.

    Khamenei mendesak pejabat pemerintah mengubah sanksi menjadi peluang dengan menyapih ketergantungan negara terhadap ekspor minyak dan lebih mengandalkan kemampuan dalam negeri.

    Khamenei menyebut produksi dalam negeri sebagai kunci untuk memecahkan masalah yang ada dan mengatakan, cara terbaik untuk melawan tindakan sabotase musuh adalah dengan menopang produksi di berbagai sektor.

    Ia juga menggarisbawahi perlunya interaksi dan kerja sama lebih lanjut di antara tiga cabang pemerintah untuk mengatasi masalah dan membuat kemajuan.

    TAGS : Konflik India Pakistan Iran Asia Selatan Ali Khamenei

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/57986/Terkait-Konflik-Kashmir-Iran-Minta-India-Berlaku-Adil-terhadap-Muslim/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleFormappi: Munculkan Persoalan, Sekjen DPD RI Harus Dievaluasi
    Next Article AS Segera Lakukan Perundingan dengan Korea Utara
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.