Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Terkendala Cuaca, Produksi Garam Terhambat
    Ekonomi

    Terkendala Cuaca, Produksi Garam Terhambat

    November 25, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Terkendala Cuaca, Produksi Garam Terhambat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Terkendala Cuaca, Produksi Garam Terhambat 2
    Gubernur Bali, Wayan Koster melihat proses pembuatan garam di Klungkung. (BP/Dokumen)

    SEMARAPURA, BALIPOST.com – Permintaan garam lokal Klungkung sangat tinggi pasca mendapatkan perhatian khusus dari Pemprov Bali. Sayangnya karena terkendala cuaca, proses produksi garam lokal menjadi terhambat.

    Petani garam harus sabar dan hanya mengandalkan stok hasil produksi sebelumnya. Ketua Kelompok Petani Garam Sarining Segara Mangku Rena, Kamis (24/11) mengapresiasi apa yang telah dilakukan pemerintah dalam menyejahterakan petani garam.

    Mulai dari keluarnya Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kemenkumham RI bagi Garam Kusamba, ini tidak terlepas dari besarnya perhatian pemerintah daerah. Dengan terbitnya Sertifikat IG ini, maka hasil produksi garam organik Kusamba ini, semakin dimudahkan untuk menembus pasar ekspor. Sehingga market Garam Kusamba semakin kuat dan luas.

    Saat ini Mangku Rena mengatakan, permintaan Garam Kusamba cukup tinggi. Namun, karena terkendala cuaca, permintaan itu belum sepenuhnya bisa dipenuhi. Musim hujan dalam beberapa bulan terakhir memaksa petani garam harus bersabar dan hanya mengandalkan stok dari hasil panen sebelumnya.

    Permintaan dari koperasi setempat yang memasarkan hasil petani garam, mencapai 1 ton per bulan. Selain itu, juga ada permintaan garam 700 kg untuk ekspor. Setelah stok habis, dia dan petani lainnya harus menunggu lagi agar cuaca cerah, sehingga bisa memproduksi garam dalam jumlah besar.

    Petani garam kini memang sangat merasakan perhatian besar yang terhadap mereka. Bantuan dan fasilitas dari pemerintah kian dirasakan dan sangat bermanfaat bagi petani garam. Seperti petani garam di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, mereka kini semakin optimis dalam melakukan produksi, untuk memenuhi permintaan pasar lokal hingga ekspor.

    Garis Pantai Karangdadi Desa Kusamba yang menjadi sentral produksi garam tradisional, kini juga sudah tertata dengan baik. Tanggul pengaman pantai telah berdiri di sepanjang garis pantai ini, sehingga para petani garam tradisional tidak lagi khawatir dengan terjadinya abrasi.

    Petani Garam Tradisional Pantai Karangdadi, Nengah Kerta Yasa, Kamis (24/11) kini mengaku lebih nyaman dalam membuat garam. Karena ketika ombak besar datang, lahan penggaramannya tidak lagi tergerus. “Dulu itu banyak lahan yang tergerus saat ombak besar. Sekarang dengan adanya tanggul, areal penggaraman tidak terganggu lagi,” ujarnya.

    Selain itu, bantuan mesin pompa air laut yang beberapa tahun tidak termanfaatkan, kini akhirnya bisa digunakan sejak tiga bulan terakhir. Air laut yang dipompa menggunakan mesin, dibawa ke penampungan air yang setelah itu baru disiram-siramkan ke tempat penggaraman sebagai awal proses pembuatan garam tradisional Kusamba. Ini membuat pekerjaannya semakin nyaman dan dimudahkan.

    Melihat efektifnya mesin pompa ini, petani garam lainnya, Nengah Sukarti, juga ingin memanfaatkannya. Dengan keberadaan tanggul saat ini, dia mengaku sangat membutuhkan mesin pompa air laut untuk mempermudah pekerjaannya. Karena belum punya mesin pompa, dia sementara harus naik dari pantai ke tanggul untuk bisa mengambil air ke laut.

    Ini sangat berat baginya harus bolak balik mengisi palung tempat pembuatan garamnya. “Semoga saya juga bisa segera mendapat bantuan mesin pompa itu. Dulu saya pernah menerimanya sewaktu belum ada tanggul, tetapi karena jarang dipakai, saya takutnya mesinnya rusak, sehingga dulu saya kembalikan,” katanya. (Bagiarta/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleEvent Lari yang Akan Menyenangkan
    Next Article BRI Raih Penghargaan sebagai BUMN Pekerjakan Penyandang Disabilitas
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.