Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Terlalu Lama Main Medsos Bikin Anak Tak Suka Ngobrol dengan Orang Tua
    Lifestyle

    Terlalu Lama Main Medsos Bikin Anak Tak Suka Ngobrol dengan Orang Tua

    November 24, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Terlalu Lama Main Medsos Bikin Anak Tak Suka Ngobrol dengan Orang Tua 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Tantangan bagi orang tua masa kini untuk melakukan pendekatan dalam berkomunikasi kepada anaknya susah-susah gampang. Anak usia remaja atau dikenal dengan Gen-Z dan milenial sudah terpapar media sosial dan gadget. Maka mereka lebih suka ngobrol lewat teks ketimbang tatap muka.

    Dalam sebuah survei, milenilal dan Gen-Z menghabiskan rata-rata 1 hingga 3 jam sehari beraktivitas di media sosial. TALKINC memberikan tips bagaimana berkomunikasi dengan mereka di era digital.

    “Era digital telah menghadirkan berbagai kemudahan termasuk mendekatkan kerabat dan keluarga yang jauh lewat bermacam aplikasi pesan yang ada dalam gawai. Tapi di sisi lain, gawai itu pulalah yang menjauhkan orang-orang yang dekat dengan kita. Tidak jarang kita melihat sekelompok orang berkumpul dalam satu meja, tetapi masing-masing sibuk dengan gawainya dan tidak mengindahkan orang yang duduk di depan atau di sampingnya,” kata Founder & CEO TALKINC Erwin Parengkuan dalam webinar, Kamis (24/11).

    Berdasarkan data dari Indonesia Millenial Report 2022 dan Indonesia Gen Z Report 2022 yang dikeluarkan oleh IDN Research Institute menemukan bahwa kedua kelompok umur (milennial adalah penduduk kelahiran antara 1981-1996 dan Gen Z adalah penduduk kelahiran tahun 1997-2012) ini rata-rata menghabiskan rata-rata 1 hingga 3 jam sehari untuk melakukan aktivitas di sosial media. Hal ini mengakibatkan teguran, sapaan dan senyum berganti menjadi emoticon sehingga mengurangi sentuhan personal dalam berkomunikasi, yang secara tidak langsung mempengaruhi kualitas hubungan antar sesama.

    Di sisi lain, masyarakat juga telah dihadapkan oleh beberapa peristiwa pandemi dan krisis global yang memberikan dampak terhadap perubahan gaya hidup seperti kesenjangan sosial. Erwin Parengkuan mengatakan ketidakmampuan seseorang untuk membangun relasi dengan orang lain, tekanan hidup yang semakin berat dan menantang membuat manusia kemudian menjadi egosentris dan sulit membangun hubungan dengan orang lain, ditambah pengaruh media sosial yang membuat kita semakin terkotak-kotak.

    “Lebih berkelompok, acuh kepada orang lain bahkan mendadak menjadi social justice warrior. Hidup kemudian semakin tidak nyaman ditambah ketidakmampuan dalam berkomunikasi yang merupakan faktor mendasar dalam membangun hubungan yang berarti,” ujarnya.

    Dampaknya Memicu Konflik

    Semakin besar jurang komunikasi yang terjadi saat ini, kata dia, mengakibatkan rentannya konflik muncul yang berakibat setiap orang dalam satu organisasi tidak dapat berkolaborasi dengan maksimal. Maka setiap orang harus menyebarluaskan ‘virus komunikasi’ baik dari sisi pengalaman dan ilmu dalam mendukung kemampuan setiap pribadi untuk dapat terus berkomunikasi dengan tepat, relevan, serta memiliki respek kepada setiap orang yang mereka ajak bicara.

    Lewat KATATALKINC dapat membentuk mentalitas diri dan menjadi manusia yang utuh untuk terus dapat berkontribusi baik untuk mengembangkan ‘Act of Kindness’ dalam konteks komunikasi. Rangkaian konten tersebut akan membahas tentang Emotional Intellegence, Growth Mindset, Becoming an Ambivert, Influential Communication, Generation Gapless, Leadership Communication, dan lain-lain.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSepertiga Kocek Pengeluaran Rumah Tangga Ternyata Untuk Makan di Luar
    Next Article Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026 (Ilustrasi/Ai)

    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026, Puluhan WNI Dapat Undangan?

    May 20, 2026
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)

    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka

    May 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.