Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Terungkap, Ada Dokumen Kekhawatiran Parpol Persulit Anggaran e-KTP
    News

    Terungkap, Ada Dokumen Kekhawatiran Parpol Persulit Anggaran e-KTP

    October 23, 2017No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Terungkap, Ada Dokumen Kekhawatiran Parpol Persulit Anggaran e-KTP 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Terungkap, Ada Dokumen Kekhawatiran Parpol Persulit Anggaran e-KTP

    E-KTP

    Jakarta – Konsorsium pelaksana proyek pengadaan e-KTP khawatir ada partai politik yang mempersulit proses pembahasan dan pencairan anggaran. Kekhawatiran itu merupakam salah satu poin yang termaktub dalam dokumen berisi catatan manajemen risiko dalam pekerjaan proyek e-KTP.

    Hal itu terungkap saat jaksa KPK membongkar dan membeberkan dokumen itu  dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (23/10/2017). Jaksa mengkonfirmasi bukti itu kepada saksi mantan Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI), Isnu Edhi Wijaya.

    “Barang bukti surat tertanggal 5 Oktober 2011, dengan tanda tangan Isnu Edhi Wijaya, tentang sepuluh risiko dalam proyek,” ungkap jaksa Abdul Basir.

    Diungkapkan jaksa Basir, tertulis dalam poin ketiga surat tersebut bahwa risiko yang dimaksud adalah risiko politik. Surat itu ditandatangani oleh Isnu.

    Dalam surat itu termaktub jika Konsorsium PNRI khawatir pembahasan dan pencairan anggaran akan dipersulit oleh anggota DPR RI. Konsorsium PNRI menilai hambatan soal anggaran bisa disebabkan oleh partai politik. Guna mengantisipasi hambatan itu, konsorsium harus membangun komunikasi dengan DPR secara proaktif.

    Isnu saat dikonfirmasi hal itu mengklaim tidak dapat mengingat surat tersebut. “Saya tidak ingat. Mungkin itu surat kami buat buat laporan ke dewan pengawas,” ujar Isnu.

    Isnu juga membantah tidak pernah melakukan komunikasi dengan anggota DPR untuk meloloskan anggaran proyek e-KTP, di DPR. “Tidak pernah. Saya tidak pernah berkomunikasi dengan orang DPR,” tutur Isnu.

    Dalam persidangan, Jaksa Baasir sempat menjelaskan bahwa proyek pengadaan e-KTP‎, tahun 2011-2012 merupakan program pemerintah multiyears atau proyek berkelanjutan. Sehingga perlu ada keberlanjutan pembahasan anggaran proyek tersebut untuk tahun berikutnya.

    Namun, Isnu mengklaim tidak mengetahui dengan jelas pembahasan anggaran proyek itu. “Saya tidak paham pembahasan anggaran. Tidak pernah bahas itu di konsorsium,” kata Isnu.

    Andi Narogong dalam kasus korupsi e-KTP ini didakwa telah merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun. Andi juga diduga terlibat dalam pemberian suap terkait proses penganggaran proyek e-KTP di DPR RI, untuk tahun anggaran 2011-2013. Andi selain itu berperan dalam mengarahkan dan memenangkan Konsorsium PNRI menjadi pelaksana proyek pengadaan e-KTP. Andi diduga mengatur pengadaan dalam proyek e-KTP bersama-sama dengan Setya Novanto.

    TAGS : E-KTP DPR Andi Narogong

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/23655/Terungkap-Ada-Dokumen-Kekhawatiran-Parpol–Persulit-Anggaran-e-KTP—/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Periksa Plt Wali Kota Batu
    Next Article Urunan Uang Suap Auditor BPK Diketahui Dirjen Kemendes
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.