Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Tim Evakuasi Temukan Korban Penyerangan KKB Dalam Kondisi Traumatis
    News

    Tim Evakuasi Temukan Korban Penyerangan KKB Dalam Kondisi Traumatis

    March 5, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tim Evakuasi Temukan Korban Penyerangan KKB Dalam Kondisi Traumatis 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Tim evakuasi dari Satgas Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz menemukan Nelson Sarina, korban yang selamat dalam penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, dalam kondisi terguncang atau traumatis.

    Nelson Sarira, karyawan perusahaan Palapa Timur Telematika (PTT) yang selamat dalam penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata di Kampung Jenggeran, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, dievakuasi ke Timika namun dalam kondisi cukup terguncang (traumatis) mengingat kejadian tersebut.

    Kondisi traumatis pasca-penyerangan tersebut disampaikan Kepala Operasi Damai Cartenz 2022 Komisaris Besar Polisi Muhammad Firman saat menggelar jumpa pers di Mapolres Mimika, Sabtu (5/3).

    “Saat ini korban dalam keadaan trauma. Ini wajar mengingat sudah tiga hari dia ketakutan sendirian berada lokasi menunggu penyelamatan oleh tim evakuasi,” kata Kombes Firman.

    Kepada dua personel Satgas Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz yang menjemputnya di Kamp Tower B3, Kampung Jenggeran, Distrik Beoga Barat menggunakan helikopter Komala Indonesia AS 350 B3E/PK-KIE, Sabtu pagi, Nelson bercerita bahwa pada Rabu (2/3) dini hari sekitar pukul 03.00 WIT, kamp karyawan PTT didatangi oleh sekitar 10 orang anggota KKB.

    Gerombolan bersenjata yang membawa sejumlah alat tajam seperti parang, kapak, bahkan menenteng beberapa pucuk senjata api itu langsung masuk ke kamp karyawan PTT untuk melakukan pembantaian terhadap para karyawan yang masih tertidur lelap.

    “Para pelaku langsung masuk ke kamp dan melakukan pembantaian. Saat kejadian itu korban sempat kabur sehingga bisa selamat,” ujar Kombes Firman.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Antara


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article13 Hari Jelang MotoGP, Ribuan Kamar di NTB Belum Dipesan
    Next Article Lee Se Young Kagum pada Karakternya Dalam “The Red Sleeve”
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.