Tas menjadi salah satu elemen penting dalam tren mode Korea tahun 2026. Perkembangannya terlihat dari cara brand-brand Korea merancang tas dengan pendekatan yang lebih sederhana, rapi, dan fungsional. Warna-warna yang digunakan cenderung netral, bentuknya ringkas, dan material yang dipilih tidak hanya mempertimbangkan tampilan, tetapi juga kenyamanan serta daya tahan.
Koleksi tas Korea branded original seperti Atelier de Lumen mulai banyak dikenal, termasuk di Indonesia. Beberapa di antaranya tersedia di Aland, yang juga menghadirkan berbagai label fashion Korea lainnya. Sebelum masuk ke pilihan tas, berikut gambaran tren yang berkembang tahun ini.
Tren Tas Korea 2026
1. Warna Netral Masih Mendominasi
Warna seperti beige, tan brown, putih tulang, dan abu muda menjadi pilihan utama. Palet ini memberi kesan bersih dan tenang, sekaligus fleksibel untuk dipadukan dengan berbagai gaya pakaian.
2. Warna Solid Digunakan Sebagai Aksen
Selain warna netral, beberapa label menghadirkan warna-warna kuat seperti merah tua dan hitam bermotif. Tidak digunakan secara mencolok, tapi sebagai penegas karakter desain dalam bentuk yang tetap seimbang.
3. Siluet Ringkas dan Terstruktur
Bentuk tas-tas Korea tahun ini mengarah pada siluet yang sederhana namun tetap memiliki struktur yang kuat. Garis-garis tegas dan bentuk geometris menjadi ciri khas, dengan ukuran yang cenderung kecil hingga sedang.
Model seperti bucket bag mini, tote dengan potongan simetris, dan shoulder bag ramping banyak digunakan karena mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian. Tanpa tambahan bentuk yang rumit, tas tetap terlihat rapi dan tidak kehilangan fungsinya.
4. Tanpa Ornamen Berlebihan
Ciri lain yang menonjol dalam tren tas Korea 2026 adalah kecenderungan untuk menghindari detail yang terlalu mencolok. Logo besar, rantai metalik, atau aksesori tambahan tidak banyak ditemukan. Sebagai gantinya, fokus desain diarahkan pada konstruksi tas, kerapian jahitan, dan pemilihan bahan. Pendekatan ini menciptakan tampilan yang bersih dan matang, tanpa perlu menambahkan elemen visual yang berlebihan.
5. Material Kulit dengan Tekstur Halus
Dari sisi bahan, kulit sapi masih menjadi material utama dalam banyak koleksi. Jenis kulit yang digunakan umumnya memiliki permukaan halus dan sedikit kilap, menciptakan kesan elegan tanpa terasa berat. Di bagian dalam, bahan seperti katun twill digunakan untuk memberi struktur ringan dan kenyamanan. Beberapa tas juga menampilkan tekstur tambahan atau pola bermotif lembut untuk memberikan variasi, tanpa mengurangi tampilan minimal yang menjadi karakter utama desain tas Korea tahun ini.
Sejumlah brand Korea telah menerjemahkan tren ini ke dalam produk yang siap pakai dan relevan untuk berbagai gaya. Beberapa koleksi tas yang mengikuti arah desain tersebut dapat ditemukan di Aland, dengan pilihan yang mencerminkan ciri khas mode Korea saat ini.
Rekomendasi Tas Korea di Aland
Beberapa koleksi yang mencerminkan arah tren di atas bisa ditemukan di Aland Indonesia, termasuk dari label Atelier de Lumen yang seluruh produknya dibuat di Korea Selatan.
PANIER PETIT BAG TAN BROWN
Tas berukuran kompak dengan bentuk yang kaku dan ringkas. Menggunakan bahan 100% kulit sapi dengan lining katun twill. Warna tan brown-nya cocok untuk tampilan netral sehari-hari.
PANIER PETIT BAG PATTERN BLACK – Atelier de Lumen
Versi bermotif dari seri Panier Petit. Tetap menggunakan bahan kulit sapi penuh dan lining katun, tetapi hadir dengan tekstur pada permukaannya. Cocok bagi yang ingin tampilan netral dengan sedikit variasi visual.
COTE BAG CARMINE RED – Atelier de Lumen
Tas berwarna merah carmine dengan bentuk yang sederhana dan proporsional. Tetap menggunakan bahan kulit sapi dan lining berbahan twill cotton. Warna solid seperti ini menjadi alternatif untuk tampilan yang lebih tegas tanpa berlebihan.
Tas-tas dari label Korea seperti Atelier de Lumen memperlihatkan bagaimana tren saat ini bergerak ke arah yang lebih tenang dan terstruktur. Bagi yang mengikuti perkembangan fashion Korea, koleksi dari Aland Indonesia bisa menjadi rujukan untuk menemukan produk yang sesuai dengan tren 2026, baik dari sisi tampilan maupun kualitas bahan.




