Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Turun, Produksi Kopi Arabika di Bangli
    Ekonomi

    Turun, Produksi Kopi Arabika di Bangli

    April 27, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Turun, Produksi Kopi Arabika di Bangli 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Turun, Produksi Kopi Arabika di Bangli 2
    Kopi Kintamani. (BP/Dokumen)

    BANGLI, BALIPOST.com – Produksi kopi arabika di Kabupaten Bangli mengalami penurunan. Penurunan produksi terjadi karena banyak tanaman kopi milik petani yang diremajakan.

    Berdasarkan data Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli penurunan produksi kopi terjadi 2021. Selama 2020 produksi kopi di Kabupaten Bangli tercatat sebanyak  2.192,24 ton. Kemudian di 2021, produksi kopi hanya 2.116,22 ton. Turun sekitar 76 ton lebih.

    Kepala Dinas PKP Kabupaten Bangli Made Alit Parwata, Selasa (26/4) mengatakan faktor yang menyebabkan turunnya produksi kopi di 2021 karena banyak petani yang meremajakan tanaman kopinya. Tanaman kopi yang sudah tua diganti dengan tanaman baru.

    Kegiatan peremajaan tanaman kopi banyak dilakukan tahun 2020. Pada tahun itu, ada program peremajaan tanaman kopi seluas 200 hektare. Dengan anggaran APBN pemerintah memberikan bantuan bibit pohon kopi kepada petani sebanyak 200.000 pohon untuk 20 subak di Kintamani. “Karena itu produksi di tahun 2021 tidak sebagus tahun sebelumnya. Tanaman kopi petani yang baru ditanam belum menghasilkan,”kata Alit Parwata.

    Biasanya tanaman kopi membutuhkan waktu tiga hingga empat tahun untuk bisa berbuah sejak mulai ditanam. “Jadi masih nunggu 1-2 tahun lagi,” ujarnya.

    Dalam upaya meningkatkan produksi kopi di Bangli, Alit Parwata mengatakan pihaknya selama ini lebih banyak melakukan edukasi ke petani. Melalui petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL), Dinas PKP mengarahkan agar petani terutama di Kintamani memaksimalkan lahannya dengan melakukan pola tumpang sari.

    Petani diarahkan mengisi sela-sela tanaman jeruknya dengan kopi. “Sehingga di samping menghasilkan jeruk, juga menghasilkan kopi. Dengan adanya tanaman itu, mereka juga otomatis memelihara lahannya. Tidak lagi khusus menyemprot rumput dengan zat kimia karena itu bisa merusak struktur tanah,” jelasnya.

    Pihaknya juga memberikan pembinaan ke petani kopi agar dalam melakukan panen benar-benar memilih biji kopi yang sudah matang dan berwarna merah. Karena hal itu mempengaruhi kualitas.

    Untuk mendukung produksi kopi di Bangli, Pejabat asal Desa Abuan, Susut itu juga mengungkapkan pihaknya telah memohon ke Pemerintah Provinsi Bali agar kebun induk milik Pemprov yang ada di wilayah Kembangsari, Kintamni bisa dikelola kabupaten. Alit menyebut kebun induk yang dimaksud ada di dua lokasi. Hanya saja mengenai berapa luasnya, ia tidak tahu secara pasti. “Atau kalau dari pemerintah provinsinya mau menanami kopi di sana juga bisa. Sehingga nanti hasil produksinya bisa dibawa ke pabrik kopi milik Pemkab yang ada di Mengani,” imbuhnya.

    Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya saat ini petani kopi di Kintamani mulai memasuki awal musim panen. Menurut beberapa petani, harga kopi gelondong merah di awal musim panen tahun ini cukup bagus. Berkisar Rp 11-12 ribu per kilogram. Naik dibandingkan musim panen sebelumnya.

    Bahkan petani menyebut harga saat ini tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu faktor penyebab naiknya harga kopi saat ini, karena produksi kopi di petani menurun. (Dayu Swasrina/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGaspol! BRI Fasilitasi 2.190 Seat Mudik Gratis Bagi Masyarakat – KRJOGJA
    Next Article Jalan Nasional di Banten Siap Dukung Mudik, Tapi Ada 22 Titik Macet
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.