Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Uji Coba MyPertamina Hanya untuk Roda Empat
    Ekonomi

    Uji Coba MyPertamina Hanya untuk Roda Empat

    July 1, 2022No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Uji Coba MyPertamina Hanya untuk Roda Empat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Hari Ini Baru Pendaftaran, Pembelian BBM Belum Berubah

    JawaPos.com – Hari ini Pertamina mulai menerapkan aplikasi MyPertamina untuk pembelian BBM subsidi. Namun, pendaftaran masih diperuntukkan kendaraan roda empat di sebelas lokasi yang telah ditunjuk.

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting kemarin (30/6) menjelaskan, pendaftaran kendaraan dilakukan melalui situs subsiditepat.mypertamina.id. Pada proses pendaftaran tersebut, pihaknya akan mencatat sejumlah data. Mulai jenis kendaraan, nomor polisi, hingga mencocokkan dengan surat kendaraan.

    Hal itu diperlukan untuk menyeleksi kendaraan-kendaraan mana yang bisa mengisi BBM subsidi. Hingga kemarin pun revisi Perpres 191 Tahun 2014 belum rampung. Regulasi tersebut akan memerinci siapa saja yang berhak mendapatkan subsidi.

    ’’Saya tegaskan, pendaftaran saat ini kita buka untuk kendaraan roda empat, khususnya pengguna pertalite. Untuk solar sesuai Perpres 191 Tahun 2014. Tolong tekankan lagi, 1 Juli 2022 baru dimulai pendaftaran, registrasi,’’ tegas Irto pada konferensi pers secara hybrid kemarin (30/6).

    Dia menggarisbawahi, situs pendaftaran subsiditepat.mypertamina.id dan aplikasi MyPertamina adalah dua hal berbeda. ’’Pendaftaran hanya di subsiditepat.mypertamina.id. Salah kaprah kalau ada orang yang bilang telah men-download aplikasi, ini dua platform yang berbeda,’’ katanya.

    Dia menekankan, dalam proses pendaftaran itu, pembelian dan pembayaran BBM tetap dilakukan seperti biasa. Belum ada yang berubah. ’’Jadi saya luruskan, jangan sampai beranggapan kalau besok (hari ini 1 Juli) nggak punya QR code lalu ditolak. Itu tidak benar. Selama masa pendaftaran, semua proses pembelian masih seperti biasa,’’ urai Irto.

    Setelah pendaftaran disetujui, pemilik kendaraan akan menerima QR code. Dia juga menggarisbawahi konsumen hanya perlu menunjukkan QR code saat akan membeli BBM. Dengan demikian, konsumen yang tidak membawa handphone pun tak memiliki kendala. ’’Bisa tunjukkan QR code dari handphone atau di-print. Jadi, QR code itu (sifatnya) benar-benar melekat pada kendaraan,’’ jelasnya.

    Pembayaran pun masih seperti biasanya. Bisa menggunakan cash ataupun nontunai. Pembayaran tidak wajib menggunakan aplikasi MyPertamina.

    Pertamina akan terus melakukan sosialisasi menyeluruh terhadap proses itu. Harapannya, seluruh pihak bisa terlayani dengan baik.

    Bagaimana jika tidak punya handphone ataupun tidak ada akses internet? Irto menyebut hal itu juga sudah dipikirkan solusinya. Pertamina akan menyiapkan booth khusus bagi masyarakat untuk melakukan pendaftaran secara manual.

    ’’Masyarakat nih nggak punya handphone, kalaupun punya, handphone-nya jadul. Apalagi punya laptop, tidak bisa ke warnet. Nanti kita siapkan beberapa titik SPBU yang akan jadi pusat pendaftaran,’’ tutur dia.

    Selain itu, dia juga meluruskan terkait penggunaan handphone di lokasi SPBU. Sebab, seperti diketahui, penggunaan handphone di SPBU selama ini dilarang karena dapat memicu timbulnya insiden kebakaran ataupun ledakan.

    Menurut dia, larangan penggunaan handphone itu adalah untuk komunikasi telepon di zona-zona yang berbahaya, kurang lebih 1,5 meter dari dispenser atau di area pembongkaran mobil tangki.

    Irto melanjutkan, pembacaan QR code ataupun pembayaran bisa dilakukan sebelum atau sesudah pengisian BBM. Dengan demikian, persyaratan penggunaan handphone di SPBU bisa tetap dipatuhi.

    ’’Untuk menggunakan HP di SPBU itu 1,5 meter dari dispenser dan tidak mengambil foto menggunakan flash. Ini sudah kita kaji dari sisi safety-nya,’’ jelas Irto.

    Sementara itu, Section Head Communication & Relation Patra Niaga Jatimbalinus Arya Yusa Dwicandra berharap masyarakat bersikap tenang mengenai isu pendaftaran MyPertamina. Dia menegaskan bahwa penerapan tersebut baru dalam tahap pendaftaran di 11 kota yang terpilih. Tidak ada kota di wilayah Jatim yang masuk dalam daftar tersebut. Sebagaimana diketahui, 11 kota itu adalah Bukittinggi, Kabupaten Agam, Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, Banjarmasin, Bandung, Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Manado, Jogjakarta, dan Sukabumi. ’’Banyak rumor beredar bahwa beli BBM harus pakai aplikasi MyPertamina. Itu sama sekali tidak benar,’’ ungkapnya.

    Dia menegaskan, proyek percontohan tersebut hanya untuk mengidentifikasi pembeli BBM jenis pertalite dan biosolar. Masyarakat yang mendaftar bakal mendapatkan QR code unik sebagai identitas mereka. Yang didata pun diakui hanya kendaraan roda empat ke atas. Hingga saat ini belum ada rencana untuk mendata kendaraan roda dua.

    Petugas SPBU Bingung

    Di Bandung, sejumlah petugas SPBU mengaku belum mendapat informasi detail terkait penerapan MyPertamina. ”Sampai magrib ini belum ada instruksi dari atas. Biasanya kan dipanggil rapat dulu. Sekarang persiapan juga belum ada, jadi bingung ini,” tutur Marso, supervisor SPBU di Jalan Wastukencana, kepada Radar Bandung. ”Besok (hari ini) baru dilakukan pendaftaran sekalian menunggu data siapa aja yang sudah terdaftar dari Pertamina Pusat,’’ sambung Marso.

    Sementara itu, pengelola SPBU di Jalan Dago akan menyosialisasikan kepada pengguna mobil yang mengisi BBM subsidi untuk mendaftarkan diri ke aplikasi MyPertamina. ”Persiapannya paling hanya memberi tahu warga untuk mendaftarkan mobilnya ke MyPertamina,’’ ujar petugas SPBU yang namanya tidak mau disebutkan.

    Dari Jogja, Pemprov DIJ menyatakan siap membantu sosialisasi agar kebijakan Pertamina efektif dan tepat sasaran. Sekprov DIJ Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, dengan ditunjuknya Jogja sebagai salah satu lokasi uji coba pendataan dan pendaftaran MyPertamina, pemprov perlu melakukan sosialisasi agar masyarakat merasa dimudahkan dengan aturan baru tersebut. ”Supaya masyarakat tidak merasa diribetkan untuk bisa mendapatkan pertalite atau solar bersubsidi,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Jogja di kompleks Kepatihan kemarin (30/6).


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePutra Siregar Ditahan, Septia: Tradisi Berkurban Tetap Dilaksanakan
    Next Article Persiapan Layanan Armuzna Tuntas 4 Juli
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.