Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Wacana Pemerintah Ubah Kampus Merger Jadi Pendidikan Vokasi
    News

    Wacana Pemerintah Ubah Kampus Merger Jadi Pendidikan Vokasi

    October 26, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Wacana Pemerintah Ubah Kampus Merger Jadi Pendidikan Vokasi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Wacana Pemerintah Ubah Kampus Merger Jadi Pendidikan Vokasi

    Politeknik Negeri Malang

    Jakarta – Pemerintah berencana mengalihkan kampus-kampus yang telah bergabung (merger) menjadi pendidikan terapan atau vokasi. Selain sebagai upaya mengurangi tingginya jumlah perguruan tinggi di Indonesia, juga untuk memenuhi kebutuhan industri.

    Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan peralihan seperti ini sudah merupakan hal yang wajar di dunia pendidikan. Dan, pendidikan kesehatan, keguruan, dan keagamaan lah yang pertama-tama akan menjadi sasaran pemerintah.

    Sementara terkait prosedur, pemerintah terlebih dahulu akan melihat kecukupan mahasiswanya.

    “Kita lihat dulu kan ada kampus yang mahasiswanya hanya 100 atau 200. Ini kan mengkhawatirkan bagaimana mereka mengelola keuangan, dan lain sebagainya. Ini yang harus dimerger, dan nanti bisa dialihkan jadi pendidikan vokasi,” kata Menristekdikti usai peresmian Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (26/10).

    Selanjutnya, setelah berubah menjadi pendidikan vokasi, kampus yang bersangkutan dipermudah oleh pemerintah untuk mendapatkan tenaga pengajar. Tidak harus pendidikan S2, asalkan memiliki kompetensi dan pengalaman di dunia industri, meski lulusan D4, juga bisa menjadi dosen.

    Merger perguruan tinggi akan terus berlangsung hingga 2019 mendatang. Menteri Nasir menargetkan dalam periode waktu tersebut, pemerintah bisa memangkas 150 hingga 500 perguruan tinggi se-Indonesia. Pemangkasan itu juga diharapkan bisa jadi peluang untuk meningkatkan pendidikan vokasi.

     “Saat ini kan pendidikan vokasi kan baru 16 persen, bisa 20 persen juga sudah bagus,” ucapnya.

    TAGS : Pendidikan Kemristekdikti Merger Mohamad Nasir Vokasi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/23829/Wacana-Pemerintah-Ubah-Kampus-Merger-Jadi-Pendidikan-Vokasi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMau Beli Jabatan? Ini Tarif ala Bupati Nganjuk
    Next Article Cak Imin akan Implementasikan Ide Besar Gus Dur
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?
    • Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.