Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Wapres Soroti Rendahnya Peringkat Inovasi Indonesia di Asean
    News

    Wapres Soroti Rendahnya Peringkat Inovasi Indonesia di Asean

    August 10, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Wapres Soroti Rendahnya Peringkat Inovasi Indonesia di Asean 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Wapres Soroti Rendahnya Peringkat Inovasi Indonesia di Asean

    Wakil Presiden RI Maruf Amin (Foto: Ist)

    Jakarta, Jurnas.com – Wakil Presiden RI Ma`ruf Amin menyoroti peringkat inovasi Indonesia saat ini, yang masih berada di posisi kedua terendah se-Asia Tenggara (Asean). Indonesia hanya satu tingkat lebih baik dari Kamboja.

    Sementara bila melihat prestasi negara tetangga, Singapura berada di peringkat ke-8 dunia di bidang inovasi. Adapun Malaysia menghuni ranking ke-45.

    “Indonesia memiliki anggaran yang besar dibanding Vietnam. Tapi sumber daya peneliti Indonesia hanya 85 orang per 1 juta penduduk, dibanding Vietnam 273 orang per 1 juta penduduk,” ujar Wapres dalam peringatan puncak Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2020 di Gedung BJ Habibie, Jakarta, pada Senin (10/8).

    “Jika inovasi tidak dapat dikomersilkan, maka inovasi itu kurang bermakna,” sambung Wapres.

    Wapres mengakui, proses hilirisasi inovasi memang tidak mudah, perlu melewati sejumlah tahapan sebelum bisa dipasarkan, antara lain sertifikasi, uji klinis, hingga izin edar.

    Baca juga.. :

    • Hakteknas 2020, Kemristek-Kemendes Luncurkan "Desa Berinovasi"
    • Indonesia Perpanjang Kemitraan Riset dengan Inggris
    • Wapres Minta DPD Mediasi MUI dengan BPJPH Soal UU Jaminan Produk Halal

    Karena itulah dibutuhkan kerja sama penta-helix antara inovasi, akademisi, investor/industri, dan pemerintah untuk mengawal hilirisasi inovasi tersebut.

    “Semoga peringatan Hakteknas 2020 ini dapat menjadi motivasi bagu inovator lainnya, dan semakin banyak produk baru,” kata Wapres Amin.

    “Bagi para peneliti dan inovator yang belum berhasil, jangan berhenti berusaha. Suatu hari nanti akan menemukan inovasi baru dan bermanfaat,” imbuh dia.

    Wapres juga mengapresiasi kinerja Konsorsium Riset Covid-19. Hingga saat ini, konsorsium di bawah Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Inovasi dan Riset Nasional (Kemristek/BRIN) itu sudah menelurkan 57 produk inovasi Covid-19.

    “Saya harap peluncuran produk baru dapat terus dilaksanakan untuk mendorong ekonomi bangsa,” ucap Wapres.

    Sementara itu Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan, setelah meluncurkan produk-produk inovasi penanganan Covid-19, Kemenristek/BRIN bersama pemangku kepentingan terkait terus berupaya agar produk-produk inovasi mampu menjadi solusi berbagai masalah di masyarakat.

    Produk-produk hasil litbangjirap pun terus didorong agar sampai ke tahapan komersialisasi, sehingga dapat diproduksi secara massal oleh industri/UMKM. Karenanya, penguatan kolaborasi antara sisi pelaku litbangjirap dengan pelaku usaha terus diperkuat.

    “Berbagai upaya kita lakukan untuk terus memperkuat program hilirisasi hasil-hasil riset. Sehingga akhirnya dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat atas produk inovasi dalam negeri hasil riset dan rekayasa anak bangsa,” ujar Menristek/Kepala BRIN.

    Diketahui, terdapat empat dari 49 Prioritas Riset Nasional yang telah dikembangkan oleh Kemristek/BRIN dan dalam proses masuk kedalam Proyek Strategis Nasional, yaitu Katalis Merah Putih, Garam Industri Terintegrasi, PUNA MALE Kombatan, dan Pesawat N219A.

    TAGS : Wapres RI Maruf Amin Kemristek/BRIN Bambang Brodjonegoro Hakteknas 2020

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/76755/Wapres-Soroti-Rendahnya-Peringkat-Inovasi-Indonesia-di-Asean/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAzar: Setiap vaksin AS akan Dibagikan setelah Kebutuhan AS Terpenuhi
    Next Article Waspada, Ini Dokter Gigi Palsu yang Diamankan Polda Metro
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.