Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Warga Badung Keluhkan Harga LPG 3 Kilogram Melambung
    Ekonomi

    Warga Badung Keluhkan Harga LPG 3 Kilogram Melambung

    March 20, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Warga Badung Keluhkan Harga LPG 3 Kilogram Melambung 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Warga Badung Keluhkan Harga LPG 3 Kilogram Melambung 2
    Warga membeli Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kg dalam operasi khusus yang dilakukan Pemkab Badung, Kamis (27/7/2023). (BP/Dokumen)

    MANGUPURA, BALIPOST.com –  Warga Badung yang bermukin di wilayah Kerobokan Kelod dan Kuta Selatan mengeluhkan tingginya harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram. Harga gas melon di kisaran Rp 25 000 hingga Rp 30.000, dinilai tidak wajar lantaran jauh di atas harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp 18 ribu.

    “Di daerah Kerobokan Kelod dan Kuta selatan harga LPG dari Rp 25.000 sampai kadang Rp 30.000. Ini sudah terjadi berbulan-bulan,” kata salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

    Kepala Bagian Perekonomian Setda Badung, Anak Agung Sagung Rosyawati saat dihubungi Rabu (20/3) mengatakan pembelian gas bersubsidi kini harus melalui pangkalan, sehingga harga tidak melampaui HET. “Kami sudah koordinasi dengan Kabag SDA dan pihak Pertamina tidak ada pengurangan pengiriman sesuai kebutuhan kuota harian. Namun, yang jelas ada kebijakan baru Pertamina untuk LPG subsidi 3 kilogram, membelinya sekarang langsung di pangkalan untuk menghindari harga yang melebihi HET,” ungkapnya.

    Menurutnya, pihak pangkalan tidak dibolehkan membawa gas ke pengecer-pengecer, menghindari biaya transportasi yang akan menaikkan HET. Pun konsumen yang membeli ke menggunakan NIK (Nomor Induk Kependudukan) untuk pembeliannya di pangkalan.

    “Selama awal Maret sampai 19 Maret sudah ada 84.600 tabung. Kemarin (Senin 19/3) ada ke daerah Kuta Selatan sekitar 4.925 tabung, jadi kata pihak Pertamina tidak ada pengurangan pengiriman sesuai kebutuhan kuota harian,” terangnya.

    Pihak Pertamina, kata Rosyawati masih melakukan penelusuran di SPBU atau pangkalan mana ada kekosongan di Kuta Selatan. “Supaya pasti pengalihan kuota diarahkan ke pangkalan yang membutuhkan di Kuta Selatan,” ucapnya. (Parwata/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDisdikpora Badung Gelar Pelatihan Bagi Calon Wirausaha Muda
    Next Article Massa Dukung Hasil Pemilu 2024 Padati Depan Gedung KPU
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya
    • Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports
    • X Down Hari Ini Jadi Sorotan, Pengguna Tak Bisa Login dan Refresh Timeline
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.