Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Warga Tenganan Pegringsingan Persembahkan Empat Jenis Padi ke Pura
    Ekonomi

    Warga Tenganan Pegringsingan Persembahkan Empat Jenis Padi ke Pura

    January 27, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Warga Tenganan Pegringsingan Persembahkan Empat Jenis Padi ke Pura 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Warga Tenganan Pegringsingan Persembahkan Empat Jenis Padi ke Pura 2
    Warga Tenganan Pegringsingan membawa empat jenis padi ke sejumlah Pura yang ada di sana sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah. (BP/Istimewa)

    AMLAPURA, BALIPOST.com – Berbagai cara dilakukan umat Hindu untuk sebagai wujud syukur kepada Ida Hyang Widhi Wasa. Seperti yang dilakukan oleh warga Desa Adat Tenganan Pegringsingan.

    Warga setempat mempersembahkan empat jenis padi ke sejumlah Pura yang ada di sana sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah. Kelian Desa Adat Tenganan Pegringsingan I Putu Yudiana mengatakan, tradisi tersebut dilaksanakan pada Purnama Sasih Kedasa.

    Tradisi ini dilakukan setahun sekali. Ada empat jenis padi yang dipersembahkan tersebut diantaranya padi jaga atau padi yang tumbuh di tegalan bukan di sawah sebanyak 2 pesel (ikat), padi injin 2 pesel, padi ketan merah 2 pesel dan padi taun abayan atau padi Bali sebanyak 14 pesel.

    “Untuk 2 pesel padi akan dijadikan 1 tegen atau tanggung atau dalam bahasa Indonesia pikul, sehingga untuk nanggung atau yang memikul padi tersebut dibutuhkan sebanyak 10 orang. Dan yang bertugas untuk nanggung padi tersebut adalah krama Desa yang kedudukannya paling atas termasuk Kelian Desa Adat,” ujarnya.

    Yudiana, menambahkan, selama proses tersebut krama Desa Adat Tenganan Pegringsingan yang bertugas nanggung empat jenis padi tersebut untuk dipersembahkan ke beberapa Pura yang ada di sana di barisan paling depan bertugas sebagai pemuja yaitu yang membawa banten. Selama proses tersebut krama juga wajib menggunakan pakaian adat Tenganan Pegringsingan tidak memakai baju dan memakai saput gringsing.

    Selama nanggung atau memikul empat jenis padi tersebut, juga tidak diperbolehkan ada yang jatuh sedikitpun. Jika seandainya ada padi yang jatuh, yang memikul akan dikenakan sanksi berupa skors atau tidak boleh mengikuti kegiatan dan yang lainnya yang ada di Desa Adat Tenganan Pegringsingan selama 3 hari.

    “Karena ini merupakan tradisi yang sangat sakral yang kita persembahkan kepada Ida Sang Hyang Widhi jadi jika ada padi yang terjatuh maka yang nanggung akan kena sanksi,” jelasnya.

    Dia menjelaskan, setelah selesai melaksanakan persembahan ke beberapa Pura, padi tersebut akan dilungsur atau diambil kembali. Nantinya akan dibagikan ke masing-masing krama Desa Adat Tenganan Pegringsingan untuk digunakan sebagai bibit untuk ditanam kembali baik di sawah maupun di tegalan. “Kita percaya dengan menggunakan bibit padi yang sebelumnya sempat dipersembahkan tersebut, maka hasil panen yang akan didapat nantinya akan lebih bagus dan berisi,” jelas Yudiana. (Eka Parananda/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKredit Bermasalah Sektor Akmamin Tinggi
    Next Article 3 Perkembangan Terkini Kasus KDRT Venna Melinda
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.