Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Waspada, 10 Kasus Varian Turunan Omicron BA.2 Sudah Masuk Indonesia
    News

    Waspada, 10 Kasus Varian Turunan Omicron BA.2 Sudah Masuk Indonesia

    January 27, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Waspada, 10 Kasus Varian Turunan Omicron BA.2 Sudah Masuk Indonesia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan Indonesia sudah mendeteksi adanya varian turunan Omicron dari Covid-19 yang susunan genetiknya bernama BA.2. Awalnya, subvarian ini ditemukan oleh peneliti Amerika Serikat. Di Indonesia, sudah ditemukan 10 kasus subvarian BA. 2.

    “Ada pertanyaan mengenai BA.2. Memang Omicron ini ada mutasi yang banyak. Di x proteinnya saja ada 50 mutasi di sana. Mutasi ini bisa berubah, bisa bertambah, bisa ada yang dihapus,” kata Menkes Budi kepada wartawan, Kamis (27/1).

    “Jadi beberapa reagen PCR yang melakukan ampifikasi dari metode SGTF pada PCR, itu sengaja didesain untuk bisa mendeteksi S-Gene,” jelas Menkes Budi.

    “Reagen yang datang di Indonesia nanti itu bisa mendeteksi kedua perubahan gene tersebut. Sekarang kalau pertanyaannya sudah ada belum BA.2 di Indonesia? Sudah ada. Kita sudah deteksi mungkin sekitar 10 kasus,” kata dia.

    Apa itu varian turunan Omicron BA.2?

    Waspada, 10 Kasus Varian Turunan Omicron BA.2 Sudah Masuk Indonesia 2
    ILUSTRASI: Varian Omicron (Dado Ruvic/Reuters)

    Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan saat ini varian Omicron berdasarkan susunan genetiknya dikategorikan menjadi B11529, BA.1, BA.2 dan BA.3 Khususnya omicron BA.2 tengah menjadi perhatian publik.

    “Karena dapat menyebabkan mutasi yang dapat menyebabkan perbedaan hasil PCR pada omicron lainnya, adanya mutasi berupa hilangnya mutasi pada susunan berupa gen-s dpt memunculkan deteksi gen lainnya,” jelas Prof Wiku.

    Ia menambahkan Gen-S tidak terdeksi dalam metode SGTF (S-Gene Test Failure) pada tes PCR. Namun pada BA.2, susunan ini tidak hilang.

    “Sehingga tes PCR tidak memunculkan hasil SGTF. Atau hasilnya sama dengan varian lain yang bukan Omicron. Padahal BA.2 merupakan salah satu jenis Omicron,” jelasnya.

    Apakah berbahaya dan lebih cepat menular? Prof Wiku menegaskan diperlukan penelitian lebih lanjut

    “Diperlukan waktu untuk meneliti karakreristik varian baru yang muncul untuk menganalisis dampaknya secara epidemiologi,” katanya.

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSudah 3 Pasien Covid-19 Omicron Meninggal Dunia, Gejala Berat di ICU
    Next Article Kelompok Baja Tani Kembangkan Pertanian Organik, Edukasi Generasi Muda Mau Bertani
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.