Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Waspada Mudik Gelombang Kedua
    News

    Waspada Mudik Gelombang Kedua

    May 21, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Waspada Mudik Gelombang Kedua 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah memperkirakan mobilitas masyarakat masih akan berlangsung meskipun periode libur Idul Fitri 1442 H sudah berlalu. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan, dengan berakhirnya larangan mudik, terdapat potensi terjadinya mudik gelombang kedua. Masih ada sebagian besar warga yang berpotensi melakukan perjalanan tersebut.

    ”Diimbau kepada seluruh daerah untuk memperhitungkan risiko yang terjadi akibat mobilisasi warga yang besar. Khususnya bagi daerah yang memiliki keterbatasan fasilitas kesehatan,” kata Doni saat meninjau Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran kemarin (20/5).

    Berkaca dari tahun sebelumnya, angka kasus Covid-19 mengalami kenaikan yang cukup signifikan setelah libur Lebaran. Secara resmi pemerintah sudah mengeluarkan larangan mudik. Namun, masih ada yang nekat pulang kampung.

    Tren kenaikan jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit (RS) akan bertambah setiap akhir libur Lebaran. Ketika pasien di RS bertambah, akan diikuti angka kematian yang cukup tinggi. Hal itu berdampak kepada tenaga kesehatan (nakes) dan dokter yang merawat pasien Covid-19.

    Doni menyampaikan, diperlukan kerja keras untuk mengurangi pasien yang dirawat. Salah satunya dengan mematuhi protokol kesehatan dan karantina mandiri selama 5 x 24 jam bagi mereka yang melakukan perjalanan. ”Kita semua harus bekerja keras untuk mengurangi jumlah pasien yang dirawat,” tuturnya.

    Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan, meskipun larangan mudik sudah berakhir, masih ada masa pengetatan perjalanan. Beberapa syarat seperti tes antigen maupun GeNose tetap dibutuhkan untuk syarat perjalanan. ”Untuk yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa, hanya diperbolehkan tes antigen saja. Tidak tersedia GeNose,” katanya.

    Editor : Ilham Safutra

    Reporter : tau/syn/idr/c9/oni


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBaru 23 Persen Guru dan Tenaga Kependidikan Divaksin Covid-19
    Next Article Proyek Maritime Tower Tanjung Priok Ditarget Rampung Agustus 2021
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.