Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Wilayah di Denpasar Ini akan Dijadikan KEK Kesehatan Lansia
    News

    Wilayah di Denpasar Ini akan Dijadikan KEK Kesehatan Lansia

    March 3, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Wilayah di Denpasar Ini akan Dijadikan KEK Kesehatan Lansia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Wilayah di Denpasar Ini akan Dijadikan KEK Kesehatan Lansia 2
    Menteri BUMN Erick Thohir. (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Pemerintah melihat potensi yang melimpah di kawasan yang terletak di Denpasar sebagai tujuan wisata kesehatan. Untuk itu Menteri BUMN Erick Thohir mengaku ingin mengembangkan Sanur, menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan khususnya untuk kalangan lanjut usia (lansia).

    “Posisinya berbeda dibandingkan bagian lain di Bali. Kami ingin menarik wisatawan, khususnya para lansia,” katanya dikutip dari kantor berita Antara, Rabu (3/3).

    Selain potensi wilayah Sanur sendiri, Erick menyebut disahkannya UU Cipta Kerja Omnibus Law dan telah tersedianya lahan sekitar 41 hektar, menjadi poin tambahan untuk segera mengelola kawasan tersebut sebagai destinasi wisata kesehatan. “Kami menanti potensi sinergi antara pemerintah, BUMN, juga investor lokal dan global,” katanya.

    Berdasarkan bahan paparan yang disampaikan Erick, dari total 41 hektare lahan yang akan dikembangkan, seluas 21,2 hektare akan dialokasikan sebagai hub wisata kesehatan (health tourism hub) dengan sejumlah fasilitas, diantaranya rumah sakit internasional, ecopark, area komersial dan pasar seni serta hotel dan sekolah perhotelan.

    Pemerintah saat ini gencar mendorong potensi wisata kesehatan atau wisata medis. Pengembangan wisata medis dinilai bisa menjaring wisatawan sekaligus mendorong perbaikan fasilitas kesehatan di Indonesia.

    Lebih penting lagi, pengembangan wisata medis di dalam negeri diharapkan bisa mengurangi kunjungan masyarakat Indonesia keluar negeri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePresiden Tegaskan Pentingnya Manajemen Tanggap Darurat
    Next Article Pengusaha Wajib Ikutkan Karyawan Program JKP
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.