Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Yang Tetapkan Bukan Saya, tapi Penjualnya
    Ekonomi

    Yang Tetapkan Bukan Saya, tapi Penjualnya

    September 3, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Yang Tetapkan Bukan Saya, tapi Penjualnya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan bahwa harga vaksin Covid-19 tergantung pada penjual. Erick memperkirakan harga vaksin akan sangat dinamis. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong produksi vaksin dalam negeri.

    “Harga itu dinamikanya tinggi, tergantung masing-masing penjual. Yang tetapkan bukan saya, tapi penjualnya. Oleh karena itu, vaksin Merah Putih harus kita buat. Supaya kalau negara lain mau beli vaksin, kita tetapkan harganya,” ujar Erick dikutip dari Antara, Kamis (3/9).

    baca juga: Vaksin Covid-19 Merah Putih Bisa Diproduksi Masal pada 2022

    Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional itu menambahkan, kualitas vaksin tidak bisa ditentukan dari harganya. “Jadi, kalau ditanya vaksin kenapa ada yang USD 5, USD 8, USD 20. Kalau dibilang karena kualitas? Tidak juga. Karena semuanya bagus, sudah uji klinis ketiga,” katanya.

    Menurutnya, perbedaan harga vaksin lebih dipengaruhi oleh biaya penelitian dan pengembangan yang mahal. Selain itu, kapasitas produksi juga akan berpengaruh terhadap biaya per unit produk yang dihasilkan.

    Menyoal vaksinasi yang diharapkan bisa dimulai akhir tahun ini, Erick menyampaikan pemerintah punya dua skema. Pertama adalah vaksinasi gratis yang disubsidi pemerintah. Kedua, vaksinasi mandiri.

    “Apakah ketika vaksin yang menjadi bantuan pemerintah yang murah? Ya, enggak juga,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Erick Thohir menyampaikan bahwa harga vaksin Covid-19 antara USD 25-30 atau sekitar Rp 366.500-Rp 439.800 (kurs 14.600). “Harga vaksin ini untuk satu orang dua kali suntik kurang lebih harganya 25 dolar sampai 30 dolar AS, tapi ini Bio Farma lagi menghitung ulang,” ujar Erick rapat kerja dengan Komisi VI DPR , Kamis (27/8).

     


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleYuk Masak, Usir Stres – indopos.co.id
    Next Article Erick Thohir Harap Vaksinasi Covid-19 Bisa Dilakukan Akhir Tahun ini
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial
    • Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.