Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Yield Obligasi AS Naik Buat Rupiah Tertekan Hari Ini
    Ekonomi

    Yield Obligasi AS Naik Buat Rupiah Tertekan Hari Ini

    October 21, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Yield Obligasi AS Naik Buat Rupiah Tertekan Hari Ini 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berpotensi mendapat tekanan hari ini karena kenaikan yield obligasi pemerintah AS. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) saat ini rupiah berada di level Rp 14.080 per dolar AS.

    Analis pasar uang Ariston Tjendra mengatakan, kenaikan yield obligasi pemerintah AS yang memberi tekanan pada rupiah disebabkan oleh ekspektasi perubahan kebijakan moneter di AS.

    “Nilai tukar rupiah berpeluang mendapat tekanan hari ini dengan terus naiknya Pagi ini, yield tenor 10 tahun terlihat menembus ke atas kisaran 1,67 persen. Ini level tertinggi sejak 20 Mei 2021,” ujarnya kepada JawaPos.com, Kamis (21/10).

    Selain itu, lanjutnya, fokus pasar terhadap kenaikan inflasi di dunia dan juga di AS belakangan ini karena krisis energi, menahan yield obligasi AS di level tinggi. Inflasi yang terus naik, bisa mendorong bank-bank sentral mengubah kebijakannya menjadi lebih ketat, seperti yang sudah dilakukan Bank Sentral Selandia Baru dan Korea Selatan.

    “Bank-bank sentral lainnya kemungkinan menyusul seperti bank sentral AS, Inggri, dan Eropa,” ucapnya.

    Namun di sisi lain, peluang penguatan rupiah masih terbuka hari ini karena didukung oleh kenaikan harga komoditi terutama tambang yang menjadi andalan ekspor Indonesia. Selain itu, sentimen pasar terhadap aset risiko belum pudar dengan didukung oleh laporan pendapatan perusahaan yang membaik di masa pandemi.

    “Rupiah berpotensi bergerak melemah ke kisaran 14.100, sementara potensi penguatan ke kisaran 14.050,” pungkasnya.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKemenag Luncurkan Panduan Ibadah Haji dan Umrah
    Next Article 3 Zodiak Ini Senang Dimanja dan Diprioritaskan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.