Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Yudi Latif: Kualitas Pilpres Harus Diuji Dengan Tercapainya Tujuan Bernegara
    News

    Yudi Latif: Kualitas Pilpres Harus Diuji Dengan Tercapainya Tujuan Bernegara

    May 25, 2019No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Yudi Latif: Kualitas Pilpres Harus Diuji Dengan Tercapainya Tujuan Bernegara

    Kepala UKP-PIP, Yudi Latif

    Jakarta Jurnas.om – Cendekiawan Muslim Yudi Latif menilai selama ini urusan demokrasi di Indonesia hanyalah berkutat tentang siapa yang menang pada pemilu.

    Menurut Yudi, seharusnya yang perlu dipikirkan adalah bagaimana agar siapapun yang menang bisa membawa dampak positif bagi semua masyarakat dan seluruh tumpah darah Indonesia.

    “Jadi ada yang lebih penting dari siapa yang memenangkan pemilu, yaitu bagaimana siapapun yang menang itu membawa kemenangan bersama,” jelas Yudi dalam acara buka puasa bersama di DPP PGK bertema “Ramadhan dan Amal Sholeh Sosial Politik” di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (25/5).

    Yudi Latif menegaskan, kemenangan bersama itu bisa terjadi kalau hasil dari pemilu ini semakin mendekati perwujudan cita-cita nasional.

    “Cita-cita nasional kita ini adalah mewujudkan prikehidupan kebangsaan yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” tegas Yudi Latif.

    Mengutip pernyataan Bung Hatta, Yudi Latif mengatakan ada lima kata yang bisa diringkas menjadi satu tujuan bernegara. Lima kata itu adalah merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur yang jika diringkas pada satu kata dan satu cita-cita yaitu membangun negara dimana semua orang merasa bahagia di dalamnya.

    “Khittah dasar kehidupan ini kan mencapai bahagia. Kenapa kita harus kuliah, kenapa kita bekerja, kenapa kita beragama, kenapa kita bernegara, itu motif terdasar itu meraih kebahagiaan,” terangnya.

    Yudi lalu mengutip seorang pemikir psikologi positif bernama Martin Seligman yang mengatakan, kunci kebahagiaan ada lima yang disingkat menjadi PERMA. Singakatan dari Positif, Engagement, Relationship, Meaning, dan Achievmen.

    “Pertama P, kalau kita ingin bahagia, kita harus mengembangkan Positif emotion. Jadi kita dalam hidup ini jangan selalu mengembangkan marah-marah, permusuhan, negatif melulu, pesimis dan lain-lain,” bebernya.

    Menurut dia, dalam situasi apapun, orang-orang yang telah mencapai ketenangan batin itu hidupnya positif.

    “Setiap bangsa pasti ada masalahnya sendiri. Tapi masalah itu bukan membuat kita depresif, membuat kita kehilangan daya untuk bertindak. Masalah itu semacam ujian dalam hidup untuk naik kelas,” katanya.

    Jadi, lanjut dia, masalah itu tidak mungkin diselesaikan dengan jiwa negatif, tapi hanya bisa selesai dengan jiwa positif. Dan ibadah puasa salah satu dampaknya adalah mengembangkan jiwa positif.

    “Yang kedua, E, Engagement, terlibat. Kalau kita ingin bahagia kita harus terlibat, kita tidak boleh mager. Jadi anatara 01 dan 02 saatnya berdialog, supaya di ujungnya menang bersama, siapapun yang mimpin,” ujarnya.

    Yang ketiga, tambahnya, Relationship, silaturahim. Makanya dalam Islam silaturahim itu memperpanjang umur. Yang keempat, yaitu Meaning, bermakna.

    “Kalau kita ingin berbahagia, kita harus membuat hidup kita terasa bermakna,” jelas Yudi.

    Yang terakhir adalah Achievmen atau pencapaian. Menurutnya, biasanya negara-negara yang punya achievemen itu jauh lebih bahagia.

    “Kenapa Indonesia ini banyak sekali tawuran, banyak pertikaian, karena kita kehilangan kebanggaan sebagai bangsa,” tandasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Ustaz Ahmad Syauqi MZ mengatakan, Rasulullah walaupun beliau seorang yang maksum, tapi dalam berdakwah beliau ditopang oleh 4 karakter sahabat utama.

    Menurutnya, Organisasi PGK juga harus punya 4 karakter penopang seperti sahabat Rasulullah.

    “Rasulullah punya sahabat Sayyidina Abu Bakar Shiddiq, orang tua yang bijaksana, tempat bertukar pikiran. PGK juga harus punya sosok seperti Abu Bakar, orang tua yang bijaksana,” terangnya.

    Lalu, tambah dia, Rasulullah juga punya sosok Sayyidina Umar bin Khatab, orang yang pemberani. “Kita kalau mau kuat harus ada orang-orang pemberani di keluarga besar kita ini,” tambahnya.

    Selanjutnya, seperti Rasulullah, kata dia, PGK ini harus punya sosok seperti Ustman bin Affan, orang kaya yang dermawan.

    “Kita kalau mau enak perkumpulan harus ada orang kayanya. Bikin perkumpulan gini gak cukup pakai takbir, tapi harus ada sosok seperti Ustman,” katanya.

    Lalu, Rasulullah juga punya sosok seperti Sayyidina Ali bin Abi Thalib, sosok muda yang intelek.

    “Bagaimana Islam di Indonesia kita tercinta ini, 10, 20 bahkan 100 tahun yang akan datang, di pundak anak muda kita jawabannya,” ujarnya.



    TAGS : Yudi Latif Kemenangan Bersama Pemilu 2019

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/53286/Yudi-Latif-Kualitas-Pilpres-Harus-Diuji-Dengan-Tercapainya-Tujuan-Bernegara/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBursah: Parpol Mestinya Bukan Sebatas Alat Transit Kekuasaan
    Next Article Jenggala Center Desak TPF Usut Tuntas Tewasnya 8 Orang dalam Aksi 22 Mei
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.