Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»2023, Transaksi Tunai dan Nontunai di Bali Melonjak
    Ekonomi

    2023, Transaksi Tunai dan Nontunai di Bali Melonjak

    January 11, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    2023, Transaksi Tunai dan Nontunai di Bali Melonjak 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    2023, Transaksi Tunai dan Nontunai di Bali Melonjak 2
    Ilustrasi uang. (BP/Istimewa)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Sepanjang tahun 2023, transaksi tunai dan nontunai di Bali mengalami lonjakan. Penggunaan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) menunjukkan lonjakan yang signifikan, baik dari sisi jumlah atau volume maupun nominal transaksi.

    Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, Rabu (10/1) menyampaikan, volume transaksi kartu ATM atau Debet meningkat 11,6 persen (yoy) dari Rp144,1 triliun pada Januari-November 2022 menjadi Rp152,9 triliun pada Januari–November 2023. Di samping itu, volume transaksi Kartu Kredit juga meningkat 23,6 persen (yoy) dari 4,6 triliun pada Januari-November 2022 menjadi 5,7 triliun transaksi pada Januari–November 2023.

    Sementara itu, dari sisi nominal, transaksi kartu ATM/Debet meningkat 10,0 persen (yoy) dari Rp150,9 triliun pada Januari-November 2022 menjadi Rp166 triliun pada Januari–November 2023. Selain itu, nominal transaksi Kartu Kredit meningkat 38,7 persen (yoy) dari Rp4,2 triliun pada Januari-November 2022 menjadi Rp5,8 triliun pada Januari–November 2023.

    Dari sisi kanal QRIS, pada November 2023 pengguna QRIS di Bali meningkat 60,1 persen (yoy) dari 612 ribu pengguna pada November 2022 menjadi 980 ribu pengguna pada November 2023. Merchant QRIS di Bali turut meningkat 42 persen (yoy) dari 556 ribu merchant pada November 2022 menjadi 789 ribu merchant pada November 2023.

    Transaksi QRIS juga meningkat baik dari sisi jumlah maupun nominal transaksi. Volume transaksi QRIS meningkat signifikan sebesar 141,0 persen dari 16,0 juta transaksi pada Januari–November 2022 menjadi 38,6 juta transaksi pada Januari–November 2023. Selain itu, nominal transaksi QRIS juga melonjak drastis sebesar 214,5 persen dari Rp1,8 triliun pada Januari–November 2022 menjadi Rp5,6 trilliun pada Januari – November 2023.

    Transaksi nontunai Bali pada Desember 2023 diperkirakan juga akan meningkat sejalan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru 2024. Sementara jumlah kebutuhan uang di Provinsi Bali meningkat sebesar 7,1 persen (yoy) yakni dari Rp12,8 triliun di tahun 2022 menjadi Rp13,7 triliun di tahun 2023.

    Kenaikan kebutuhan uang tahun 2023 salah satunya berasal dari momentum Hari Raya Natal dan akhir tahun 2023 yang mencapai Rp2,8 triliun atau meningkat sebesar 18,0 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2022 yang mencapai Rp2,4 triliun.

    Pulihnya ekonomi Bali seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan baik wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Dewata. Erwin menambahkan, berdasarkan data BPS, pada periode Januari–November 2023, jumlah kunjungan wisman ke Bali sebanyak 4,8 juta orang atau meningkat signifikan sebesar 169,4 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2022 yang mencapai 1,8 juta orang.

    Sejalan dengan itu, Lebih lanjut Erwin menegaskan, bahwa sesuai amanat UU No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, Bank Indonesia menekankan pentingnya kewajiban penggunaan uang Rupiah baik tunai maupun nontunai dalam bertransaksi termasuk pula pencantuman (kuotasi) nilai Rupiah pada harga barang dan jasa yang ditawarkan.

    Di samping itu, untuk menjaga kenyamanan dan keamanan dalam bertransaksi baik tunai maupun non tunai, ia mengimbau masyarakat untuk selalu meneliti uang yang diterima dengan 3D, yaitu Dilihat, Diraba dan Diterawang, agar terhindar dari kerugian uang palsu. Masyarakat juga diimbau selalu merawat uang rupiah dengan 5J, yaitu Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Dibasahi dan Jangan Diremas, agar uang selalu dalam kondisi baik. (Citta Maya/balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHyundai Motor perkenalkan prototipe taksi udara baru pada CES 2024
    Next Article Qualcomm pamerkan inovasi berbasis AI untuk kendaraan di CES 2024
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.