Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»2030, Ekonomi Digital Indonesia Diproyeksi Tumbuh 18 Persen dari PDB
    Ekonomi

    2030, Ekonomi Digital Indonesia Diproyeksi Tumbuh 18 Persen dari PDB

    June 30, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    2030, Ekonomi Digital Indonesia Diproyeksi Tumbuh 18 Persen dari PDB 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    2030, Ekonomi Digital Indonesia Diproyeksi Tumbuh 18 Persen dari PDB 2
    Tangkapan layar Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) dan Hariyati Lawidjaja saat memberikan keterangan terkait potensi pembayaran digital. (BP/kmb)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Pandemi COVID-19 harus dijadikan momentum bagi Indonesia untuk melakukan perubahan. Terutama dalam hal supply chain dan tranformasi digital. Demikian ditegaskan Menteri BUMN, Erick Thohir, Rabu (30/6), dalam peringatan HUT ke-2 LinkAja yang digelar secara virtual dipantau dari Denpasar.

    Ia mengatakan ekonomi digital menjadi kekuatan dan perlu dipersiapkan. Ia memaparkan di 2020, ekonomi digital masih 4 persen dari PDB, sebesar Rp 632 triliun. Sedangkan di 2030 diharapkan bisa mencapai 18 persen dari PDB atau Rp 4.531 triliun.

    Ia mengatakan e-commerce (B2B dan B2C Marketplace menyumbang nilai tertinggi dalam ekosistem Ekonomi Digital Indonesia) di 2030. “Ini ekosistem yang sangat besar untuk kita semua. Jadi perlu diantisipasi dan dipersiapkan,” ujarnya.

    Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengutarakan ekonomi digital Indonesia meningkat sangat cepat. Pada Mei 2021, jumlahnya mencapai Rp 23 triliun atau tumbuh 53 persen year on year (YoY). QR Indonesia Standard (QRIS) juga tumbuh signifikan sebanyak 210,4 persen dari sisi volume.

    Ia mengatakan semua pihak harus memajukan digitalisasi sistem pembayaran untuk mempercepat terwujudnya ekosistem ekonomi digital. Perry menekankan tiga inisiatif perlu diprioritaskan, yaitu mencapai target 12 juta merchant QRIS, meluncurkan standarisasi API untuk interlink pembayaran, dan regulatory reform yang telah dikeluarkan pada awal tahun ini yaitu penguatan industri sistem pembayaran.

    Sementara itu, terkait pembayaran digital ini, Direktur Utama LinkAja, Hariyati Lawidjaja, mengutarakan pihaknya kini telah memiliki 71 juta pengguna terdaftar. Penyebarannya sebanyak 77 persen atau mayoritas di kota-kota tier (lapis) 2 dan 3.

    Hal ini sejalan dengan segmen LinkAja yang menyasar segmen menengah ke bawah. Bahkan pihaknya kini fokus ke pasar-pasar tradisional. “Segmen LinkAja ini menegah ke bawah. Merchantnya lebih banyak di ultra mikro. Jenis transaksi lebih ke arah essensial dan produktif. Contohnya di pasar tradisional,” jelasnya.

    Di 2020, ia mengatakan LinkAja membukukan 1,4 miliar transaksi. Ini menandakan masih luasnya potensi dari penggunaan pembayaran digital.

    Saat ini, pembayaran digital yang didirikan 10 BUMN ini telah ada di 34 provinsi dan 480 kota. Memiliki 400 ribu merchant yang mayoritas merupakan UMKM, bahkan ultra mikro.

    Secara realisasi dalam artian memperdayakan potensi itu, ia menilai masih perlu digenjot lagi dengan kolaborasi semua pihak. “Kita lihat bahwa saat ini, kebanyakan yang belum punya akses keuangan ada di luar kota tier 1,” jelasnya. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMendagri Minta Pemda Sederhanakan Prosedur Pencairan Insentif Nakes
    Next Article Berlaku di Jawa-Bali, Presiden Sebut PPKM Darurat Sudah Difinalisasi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.