Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»35 Pabrikan Siap Produksi Sepeda Motor Listrik, Target 2 Juta Unit
    Ekonomi

    35 Pabrikan Siap Produksi Sepeda Motor Listrik, Target 2 Juta Unit

    November 1, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    35 Pabrikan Siap Produksi Sepeda Motor Listrik, Target 2 Juta Unit 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Penetrasi kendaraan ramah lingkungan berbasis listrik tak hanya masif dilakukan roda empat. Sepeda motor pun menjadi market yang potensial untuk proses transisi menyongsong era electric vehicle (EV).

    Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menilai bahwa kemunculan sepeda motor listrik adalah bagian dari upaya pemerintah dalam pemanfaatan energi berkelanjutan dan pengembangan ekosistem industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

    AISI bakal memfasilitasi masyarakat yang penasaran dan ingin mengetahui lebih lanjut soal sepeda motor listrik yang bisa disaksikan di ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022 yang mulai berlangsung besok.

    Ketua Umum AISI Johannes Loman menjelaskan, dalam acara IMOS 2022, anggotanya akan memamerkan produk dan teknologi sepeda motor listrik terkini serta memberikan informasi dan edukasi kepada seluruh pengunjung.

    “Penting bagi AISI dan industri sepeda motor Indonesia ikut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kendaraan listrik,” ujarnya.

    Sejauh ini, penerimaan market sepeda motor listrik terbilang cukup positif. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis target penjualan dua juta unit kendaraan roda dua bertenaga listrik pada 2025 bisa dicapai.

    Itu seiring dengan tren penggunaan yang naik terus dan animo para investor untuk membuka fasilitas produksi motor di RI. Bahkan, saat ini sudah ada 35 pabrikan otomotif yang siap membuat sepeda motor listrik.

    Agus menyebutkan, saat ini kapasitas produksi motor listrik mampu mencapai sejuta unit per tahun. Dan, ditargetkan meningkat menjadi dua juta unit hingga tahun depan.

    PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA), misalnya. Pada tahun ini, WIMA menargetkan produksi Gesits bisa mencapai 10 ribu unit. Adapun kapasitas produksi terpasang sebanyak 200 unit per hari.

    Namun, seiring dengan bertambahnya permintaan, kapasitas produksi juga akan ditingkatkan. Sementara itu, Yamaha memulai rangkaian program tes pasar produk motor listrik E01.

    “Kami memiliki E01 untuk di-test ride, yang mengawali proyek proof of concept (PoC) untuk pasar Indonesia. Kami akan melihat sejauh mana motor itu dapat diterima dan apakah sudah cukup baik dengan berbagai keunikannya dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia,” ujar President Director PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Minoru Morimoto.

    Rencananya, program PoC baru bergulir pada awal bulan ini. Ada 20 unit tes yang disebar. Dari sisi pembiayaan, perusahaan leasing PT Federal International Finance (FIF) memang belum mengeluarkan skema pembiayaan buat sepeda motor listrik. Namun, hal tersebut diklaim sudah menjadi agenda perseroan pada tahun depan.

    Direktur Marketing FIF Antony Sastro Jopoetro mengatakan, pihaknya sudah siap untuk pembiayaan kendaraan roda dua bertenaga listrik. “Kalau tidak ada aral melintang, itu mungkin di sepeda motor Honda, mereka segera coba pada 2023 paling cepat atau mendekati 2024. Intinya, mereka akan keluarkan beberapa tipe untuk kami biayakan,” ujar Antony.

    Menurut dia, pembiayaan sepeda motor listrik agak berbeda dengan yang konvensional. EV punya isu pada daya tahan baterai. Hal itulah yang ingin diatasi FIF Group agar konsumen terbebas dari rasa khawatir.

    “Ada beberapa skema yang sudah kita coba dan kita simulasi. Kami akan membiayai motor dengan aki atau baterainya sekalian,” ucap Antony.

    —

    SASARAN DAN TARGET KENDARAAN LISTRIK NASIONAL

    Jenis Kendaraan | Volume (Unit) 2025 | Volume (Unit) 2050

    Mobil listrik | 125.000 | 4,2 juta

    Mobil hybrid | 711.900 | 8,1 juta

    Motor listrik | 2,1 juta | 13,3 juta

    Sumber: Kemenperin


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAkun YouTube Ria Ricis Akhirnya Kembali Usai Kena Hack, Ini Ceritanya
    Next Article Mimpi Besar Titiek Puspa yang Ingin Diwujudkan di Usia 85 Tahun
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.