Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»CFS Centre Dinilai Membuat Layanan Kontainer LCL Lebih Efisien
    News

    CFS Centre Dinilai Membuat Layanan Kontainer LCL Lebih Efisien

    September 15, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    CFS Centre Dinilai Membuat Layanan Kontainer LCL Lebih Efisien

    Pegiat Logistik dan Komisaris PT Tata Waskita, Wisnu Waskita.

    Jakarta, jurnas.com – Fasilitas pusat konsolidasi kargo impor ekspor atau container freight station/CFS centre di kawasan pelabuhan Tanjung Priok dinilai dapat membuat layanan pemasukan barang impor berstatus less than container load (LCL) lebih efisien.

    “Yang kami rasakan, dengan adanya CFS centre, biaya layanan kontainer LCL lebih efisien dan transparan. Apalagi fasilitas eksisting di CFS centre itu juga sudah lebih modern dilengkapi sistem IT terkini,” Wisnu Waskita, Pegiat Logistik di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Minggu (15/9/2019).

    Wisnu mengemukakan, kehadiran fasilitas CFS centre yang terletak di samping pos 9 pelabuhan Tanjung Priok itu, juga sebagai langkah pemberdayaan lahan milik IPC/PT. Pelindo II oleh BUMN tersebut.

    “Dari sisi penataan lahan, kami melihat pemberdayaan aset yang tepat guna dikakukan oleh Pelindo II mengingat lokasi CFS centre Priok berada di gerbang pelabuhan tersibuk di Indonesia itu,” kata Wisnu yang juga Komisaris PT. Tata Waskita ini.

    Menurut Wisnu, saat ini aktivitas di CFS Priok masih berjalan normal dan tidak menghambat pergerakan transportasi logistik dari dan ke pelabuhan itu.

    Wisnu mengatakan, sejak Nopember 2017, para pebisnis dan pemilik barang impor berstatus LCL di pelabuhan Priok dapat melakukan penerimaan dan pengeluaran barang selama 24/7 di fasilitas CFS centre tersebut.

    “CFS centre Priok telah menjadi pionir dalam layanan 24/7 bagi pebisnis logistik, dan telah terintegrasi dengan sistem IT dan menggunakan single billing,”paparnya.

    Fasilitas CFS center merupakan area pusat konsolidasi kargo untuk barang impor berstatus LCL yang dilayani melalui pelabuhan tersebut setelah kontainer dibongkar dari kapal dari terminal peti kemas.

    “Selain itu, dengan optimalisasi CFS centre di Priok bisa lebih mendongkrak pendapatan Pelindo II sebagai BUMN jasa kepelabuhanan, karena optimalisasi lahan dan pelayanan itu bisa berkontribusi bagi IPC dikala pelabuhan mengalami penurunan volume bongkar muat,”jelas Wisnu.

    Sementara itu, General Manager PT. Pelabuhan Indonesia II/IPC cabang Tanjung Priok, Suparjo mengatakan, secara operasiinal fasilitas CFS centre Priok di bawah kendali Pelindo II Cabang Tanjung Priok.

    “Kita yang kontrol fasilitas itu mengingat berada di wilayah kerja pelabuhan Priok. Tetapi, operasionalnya yang tadinya hanya oleh dua operator kini dilakukan oleh tiga operator,” ujarnya pada Minggu (15/9/2019).

    Ketiga operator di fasilitas CFS centre Priok itu, ungkap Suparjo, yakni: PT. Multi Terminal Indonesia (IPC Logistics), PT. Agung Raya, dan PT. Pesaka Loka Kirana (PLK).

    “Terhadap fasilitas CFS yang akan dioperatori oleh PLK juga sudah dilakukan survey oleh Otoritas Pelabuhan Priok, dan perizinannya dari Bea Cukai setempat masih dalam progres,” paparnya.

    Berdasarkan data IPC/Pelindo II, kegiatan pada fasilitas CFS centre di Pelabuhan Tanjung Priok per Agustus 2019 telah mencapai 125.000 transaksi dengan rata-rata 6.200 transaksi per bulan.

    Adapun nilai transaksi yang dicatat dari fasilitas CFS centre di Pelabuhan Tanjung Priok iti mencapai Rp 4 miliar per bulan.

    Sebagaimana diketahui, IPC/Pelindo II selaku BUMN jasa kepelabuhan terbesar di Indonesia itu mencatatkan laba bersih Rp. 1,51 triliun pada semester I tahun 2019. Capaian ini naik 25 persen dibandingkan semester I tahun 2018 yang tercatat Rp. 1,21 triliun.

    TAGS : CFS Centre Pelabuhan Tanjung Priok

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/59326/CFS-Centre-Dinilai-Membuat-Layanan-Kontainer-LCL-Lebih-Efisien/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHaris Azhar: Pimpinan KPK Gagal Jaga Marwah
    Next Article OKI Bahas Janji Kontroversial Pemilu Netanyahu
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.