Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Konsep Merdeka Belajar Nadiem Belum Disetujui DPR
    News

    Konsep Merdeka Belajar Nadiem Belum Disetujui DPR

    July 10, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Konsep Merdeka Belajar Nadiem Belum Disetujui DPR

    Gedung DPR

    Jakarta, Jurnas.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) rupanya belum memberikan persetujuan terhadap konsep Merdeka Belajar yang diusung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim.

    Padahal hingga hari ini, kebijakan yang pertama kali diluncurkan pada 11 Desember 2019 tersebut sudah memasuki episode kelima.

    “Ini (Merdeka Belajar, Red) belum disetujui, baru tahap awal pembicaraan,” kata anggota Komisi X DPR RI Adrianus Asia Sidot dalam konferensi video pada Jumat (10/7) di Jakarta.

    Adrianus menerangkan, sejatinya Nadiem belum menyampaikan konsep Merdeka Belajar secara utuh. Baru pekan lalu, kata Adrianus, Nadiem membahas konsep itu di depan Komisi X DPR RI.

    “Yang kita inginkan konsep ini kapan dilaksanakan, tahun ajaran ini atau nanti? Kan perlu kejelasan. Konsep ini seperti apa kalau dihubungakan dengan guru penggerak, kepala sekolah penggerak, dan bagaimana kemudian meningkatkan kompetensi guru?” sambung Adrianus.

    Baca juga.. :

    • "Merdeka Belajar" Milik Swasta, Kemdikbud Bayar Royalti?
    • Kemah Karakter Virtual Dekatkan Ortu dan Anak
    • 15 Pegawai Positif Covid-19, Kemdikbud Bantah Terapkan "Lockdown"

    Adrianus menambahkan, sebelum konsep Merdeka Belajar muncul, Komisi X DPR RI sempat meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyusun cetak biru (blue print) pendidikan nasional dalam watu enam bulan.

    Seharusnya, lanjut dia, cetak biru tersebut sudah rampung dan dipresentasikan pada Maret lalu. Namun dengan alasan Covid-19, maka fokus diubah pada penanganan pendidikan di tengah pandemi yang memerlukan perhatian khusus.

    Dalam kesempatan itu, Adrianus juga mengomentari nama Merdeka Belajar yang sudah terdaftar sebagai merek dagang perusahaan pendidikan swasta, PT Sekolah Cikal milik Najelaa Shihab.

    Menurut dia, bila Merdeka Belajar memang sudah dipatenkan perusahaan swasta, maka selanjutnya perlu dikaji ulang mengingat pendidikan merupakan tugas utama pemerintah.

    “Harus dikaji ulang lagi, terutama persertujuan Komisi X sangat dibutuhkan. Karena pendidikan ini tugas utama negara. Bagaimana kalau nanti misalnya urusan pendidikan, utamanya Merdeka Belajar atau Kampus Merdeka, diurus oleh sebuah perusahaan?” tandas Adrianus.

    Sebagaimana diketahui, pasca terungkap nama Merdeka Belajar merupakan sebuah merek dagang, banyak pihak mempertanyakan apakah Kemdikbud membayar royalti dengan menggunakan APBN terhadap Cikal.

    TAGS : Merdeka Belajar Kemdikbud DPR RI Adrianus Asia Sidot

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/75220/Konsep-Merdeka-Belajar-Nadiem-Belum-Disetujui-DPR/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIni Penjelasan Kemenag Soal Kurikulum PAI Baru di Madrasah
    Next Article PBB: Hampir 10 Juta Orang Yaman Hadapi Kekurangan Pangan Akut
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta (Instagram)

    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta Saat Pramono Naik Haji

    May 22, 2026
    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak (Ilustrasi/AI)

    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

    May 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.