Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Harga Melambung, Ketersediaan Cabai Rawit Minus 1 Ton
    Ekonomi

    Harga Melambung, Ketersediaan Cabai Rawit Minus 1 Ton

    March 8, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Harga Melambung, Ketersediaan Cabai Rawit Minus 1 Ton 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Harga Melambung, Ketersediaan Cabai Rawit Minus 1 Ton 2
    Salah satu pedagang cabai di Pasar Umum Galiran.(BP/Gik)

    SEMARAPURA, BALIPOST.com – Melambungnya harga cabai rawit sampai Rp 110 ribu/kg membuat ketersediaan pangan ini amat langka. Bahkan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung dalam laporan ketersediaan pangannya menunjukkan bahwa cabai minus 1,03 ton. Dari kebutuhan 1,74 ton, ketersediaannya hanya 0,71 ton, sesuai hasil laporan ketersediaan pangan terakhir.

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung, I Dewa Ketut Sueta Negara, Senin (8/3) mengatakan terdapat 11 komoditi yang selalu dipantau ketersediannya setiap Senin dan Kamis. 11 komoditi itu, antara lain beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir dan minyak goreng.

    “Kami rutin melakukan survei pasar. Sejauh ini komoditi utama seperti beras masih aman,” kata Sueta Negara.

    Laporan harian ketersediaan pangan, menunjukkan komoditi beras ketersediannya 1.075,78 ton. Kebutuhan hanya 46 ton, masih ada suplus 1.029,78 ton. Ini diperkirakan masih mencukupi sampai 23 hari kedepan. Demikian pula komoditi lainnya, seperti jagung (surplus 15,17 ton), bawang merah (surplus 2,31 ton), bawang putih (surplus 14,77 ton), cabai besar (surplus 0,11 ton), daging sapi (0,17 ton), gula pasir (75,05 ton) dan minyak goreng (11,92 ton). Kebutuhannya masih aman.

    Selain cabai, ada dua komoditi lainnya yang minus, seperti daging ayam ras dan telur ayam ras. Daging ayam ras, dari ketersediaan 0,35 ton, kebutuhannya 3,54 ton, sehingga minus 3,19 ton. Sementara untuk telur ayam ras, dari ketersediaan 1,34 ton, kebutuhannya 2,88 ton, sehingga minus 1,54 ton.

    Menyikapi langkanya cabai rawit ini, Dewa Sueta kembali melakukan upaya-upaya sosialisasi kepada masyarakat, agar memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai. Sehingga, ke depan setidaknya bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari. “Sosialisasi optimalisasi pemaanfaatan lahan pekarangan setiap warga, agar menanam cabai, sehingga untuk kebutuhan sehari-hari tidak sampai beli. Andai setiap warga yang punya pekarangan 1-2 meter saja, ditanami 1-4 pohon cabai untuk kebutuhan sehari-hari pasti tidak akan sampai beli,” katanya.

    Untuk diketahui, semua analisa ini, berdasarkan data pemantauan ketersediaan dan harga pangan, dari Satgas Pangan Kabupaten Klungkung. Perhitungan kebutuhan pangan didasarkan pada kebutuhan per kapita per hari. Dimana jumlah penduduk Klungkung sesuai data BPS Provinsi Bali mencapai 179.900 jiwa tahun 2020. Angka konsumsi sesuai data Susenas 2019. Minusnya daging ayam ras, karena tingkat konsumsi daging ayam sedikit, tetapi stok yang ada masih mencukupi permintaan. Pemotongan daging ayam sedikit, karena penjualan menurun.

    Demikian halnya untuk ketersediaan cabai yang sedikit di tingkat pedagang grosir. Tetapi, ditingkat pedagang eceran, masih cukup tersedia. Selain itu, penyediaan cabai yang sedikit oleh pedagang, mengantisipasi ketika tidak laku terjual dan membusuk. Sehingga bisa menimbulkan besar karena harga cabai sangat mahal. (bagiarta/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSekarang Bukan Masanya Puas Jadi Bangsa Perakit
    Next Article Pertamina galakkan Progam Langit Biru di Bengkulu
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.