Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pertamina Sebut Harga LPG 3 Kg Tak Akan Naik, Meski Harga Minyak Naik
    Ekonomi

    Pertamina Sebut Harga LPG 3 Kg Tak Akan Naik, Meski Harga Minyak Naik

    March 3, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pertamina Sebut Harga LPG 3 Kg Tak Akan Naik, Meski Harga Minyak Naik 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – PT Pertamina (Persero) menegaskan, meskipun tren harga minyak atau Contract Price Aramco (CPA) terus meningkat, namun pemerintah dan perseroan tidak akan menaikkan harga LPG subsidi 3 kilogram. Sebab, LPG 3 Kg mayoritas digunakan oleh masyarakat yang kurang mampu.

    “Kalau untuk harga LPG 3 Kg yang bersubsidi ditetapkan Pemerintah,” kata Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting kata JawaPos.com, Kamis (3/3).

    Irto memaparkan, hingga bulan Februari harga CPA mencapai USD 775 per Metrik Ton (MT) atau lebih tinggi 21 persen dari rata-rata CPA sepanjang tahun 2021. Kenaikan tersebut akibat dari kondisi geopolitik yang memanas di Eropa Timur antara Rusia dan Ukraina.

    LPG subsidi 3 Kg porsi konsumsinya sekitar 93 persen dari total konsumsi LPG nasional. Karena diperuntukan bagi masyarakat yang kurang mampu. Pemerintah turut andil memberikan subsidi sekitar Rp 11.000 per Kg, sehingga masyarakat dapat membeli LPG subsidi 3 Kg dengan harga yang terjangkau.

    “Jadi meski tren CPA terus meningkat, LPG subsidi 3 Kg tidak mengalami perubahan harga. Harga LPG subsidi 3 Kg tetap mengacu kepada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat,” tuturnya.

    Irto menambahkan, Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) memastikan penyesuaian harga hanya berlaku untuk LPG non subsidi seperti Bright Gas yang porsi konsumsinya hanya 7 persen.

    “Penyesuaian harga yang berlaku mulai tanggal 27 Februari 2022 ini juga telah mempertimbangkan kondisi serta kemampuan pasar LPG non subsidi,” pungkasnya.

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTerapkan Teknologi Pertanian, SMKPP Kementan Manfaatkan `Teaching Factory`
    Next Article Bandara Kembali Beroperasi, Garuda Rute Sydney-Bali Dijadwalkan Tiba
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.