Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Terapkan Teknologi Pertanian, SMKPP Kementan Manfaatkan `Teaching Factory`
    Lifestyle

    Terapkan Teknologi Pertanian, SMKPP Kementan Manfaatkan `Teaching Factory`

    March 3, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Terapkan Teknologi Pertanian, SMKPP Kementan Manfaatkan `Teaching Factory` 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INDOPOS.CO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) RI terus fokus dalam peningkatan SDM Pertanian, salah satunya dicapai dengan pendidikan vokasi pertanian.

    Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mengatakan dibutuhkan metode pembelajaran pendidikan vokasi melalui pendekatan Teaching Factory (TeFa) menerapkan sistem pembelajaran yang dikembangkan semirip mungkin dengan Industri dan Dunia Kerja [Iduka].

    “Salah satu kunci utama dari keberhasilan pembangunan pertanian adalah SDM-nya, bantuan benih, pupuk, bantuan Alsintan, dan lain-lain tidak akan berhasil kalau tidak dikelola SDM yang kompeten,” kata Mentan Syahrul.

    Berbagai terobosan pun terus dilakukan oleh Kementan, salah satunya adalah mendorong dan menindaklanjuti kerjasama yang telah terjalin dengan berbagai pihak, salah satunya PT Jimmagro Inter Mulya.

    Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan berbagai kerjasama yang dilakukan harus mampu menghasilkan output yang sangat luar biasa khususnya peningkatan kualitas SDM pertanian.

    “Kementan melalui BPPSDMP akan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi pertanian. Kita akan ‘menikahkan’ Iduka dengan pendidikan vokasi lingkup Kementan,” katanya.

    SMK PP Negeri Sembawa, salah satu UPT pendidikan di Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan, melaksanakan sinergi nyata dengan PT Jimmagro Inter Mulya bergerak di bidang hortikultura khusus pisang cavendish.

    Sebelumnya, kedua pihak telah menandatangani nota kesepakatan untuk terus mengembangkan kegiatan TeFa di SMK PP Negeri Sembawa, khususnya hortikultura.

    Sinergi nyata antara SMK PP N Sembawa dengan PT Jimmagro Inter Mulya dengan menanam pisang cavendish di lahan SMKPPN Sembawa seluas dua hektar.

    “Hari ini kami melakukan penanaman perdana pisang cavendish di lahan seluas dua hektar, di lahan belakang milik SMK PP Negeri Sembawa. Saat ini baru cavendish varietas lokal, nanti akan nada yang kami datangkan dari Kosta Rika,” kata Andrew Gomez, Direktur Utama PT Jimmagro Inter Mulya.

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleStaf Ahli Sebut Bupati Gorontalo Utara Wafat Bukan Terpapar Covid-19
    Next Article Pertamina Sebut Harga LPG 3 Kg Tak Akan Naik, Meski Harga Minyak Naik
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.