Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Naik Drastis, Pemerintah Usul Subsidi Energi Jadi Rp 208,9 T di 2022
    Ekonomi

    Naik Drastis, Pemerintah Usul Subsidi Energi Jadi Rp 208,9 T di 2022

    May 19, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Naik Drastis, Pemerintah Usul Subsidi Energi Jadi Rp 208,9 T di 2022 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan proyeksi beban pemerintah untuk alokasi subsidi energi. Adapun, alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2022 untuk subsidi dan kompensasi sebesar Rp 152,5 triliun.

    Dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2021 tentang APBN Tahun Anggaran 2022, tercatat bahwa asumsi harga Indonesian Crude Price (ICP) sebesar USD 63 per barel sementara per April 2022 harga ICP melonjak ke angka USD 102,51 per barel. Artinya terdapat beban tambahan untuk subsidi.

    Adapun, alokasi subsidi energi pada 2022 sekitar Rp 134 triliun, masing-masing BBM dan LPG Rp 77,5 triliun dan listrik Rp 56,5 triliun. Adanya perubahan harga keekonomian, dengan asumsi ICP USD 100 per barel, maka subsidi energi akan menggelembung menjadi Rp 208,9 triliun atau naik Rp 74,9 triliun untuk BBM dan LPG.

    “Itu akan melonjak lebih dari 2 kali lipat, USD 149,4 triliun atau USD 71,8 triliun, hampir dua kali lipat (BBM dan LPG) dan listrik naik USD 59,6 triliun atau naik USD 3,1 triliun,” terang dia dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Kamis (19/5).

    Sementara itu, untuk kompensasi energi yang dialokasikan sebesar Rp 18,5 triliun untuk BBM jenis Solar. Kata Ani, sapaan akrabnya, meledaknya kompensasi untuk komoditas energi sangat tinggi. “Untuk kompensasi, itu meledaknya sangat tinggi, karena barang-barang yang tadinya tidak diatur itu tidak dinaikkan (harga, mendapat kompensasi),” ujarnya.

    Menkeu membeberkan, Pertalite yang kini menjadi BBM penugasan, tidak diubah harganya dan mendapatkan kompensasi sebesar USD 114,7 triliun. Di sisi lain, Solar juga naik USD 80 triliun menjadi USD 98,5 triliun.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Saifan Zaking


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBalinale Festival 2022 Hadirkan 63 Film dari 26 Negara
    Next Article Porsche hadirkan dua model kendaraan ramah lingkungan untuk Indonesia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.