Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»BUPDA Desa Adat Unggahan Sediakan Sarana Upakara untuk Krama
    Ekonomi

    BUPDA Desa Adat Unggahan Sediakan Sarana Upakara untuk Krama

    July 1, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    BUPDA Desa Adat Unggahan Sediakan Sarana Upakara untuk Krama 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    BUPDA Desa Adat Unggahan Sediakan Sarana Upakara untuk Krama 2
    BUPDA di Desa Adat Unggahan, Kecamatan Seririt mengelola unit toko yang menyediakan sarana prasarana pendukung upacara dan upakara yadnya untuk krama desa. (BP/Istimewa)

    SINGARAJA, BALIPOST.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah mengeluarkan kebijakan untuk pembentukan Baga Utsaha Praduwen Desa Adat (BUPDA). Kebijakan ini telah ditindaklanjuti oleh setiap desa adat di Bali, termasuk Buleleng. Salah satunya adalah BUPDA di Desa Adat Unggahan, Kecamatan Seririt.

    BUPDA di desa adat ini mengelola unit pertokoan yang menyediakan sarana prasarana pendukung upacara dan upakara yadnya untuk krama desa. Kelian Desa Adat Unggahan, Kecamatan Seririt Putu Yasa, Jumat (1/7), mengatakan, sesuai kebijakan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA), setiap desa adat diinstruksikan membentuk BUPDA. Pada 2020 yang lalu, pihkanya kemudian menyepekati membentuk BUPDA.

    Karena modal yang dikelola maish terbatas, sehingga untuk langkah awal BUPDA yang dibentuknya itu baru mengelola unit pertokoan saja. BUPDA Desa Adat Unggahan secara khusus melayani penjualan ragam perlengkapan sarana dan prasarana untuk upacara dan upakara yadnya secara Hindu Bali. “Kami baru merintis, dan memang modal yang kita kelola masih terbatas, sehingga baru bisa mengelola bisnsis penjualan sarana upakara untuk krama desa,” katanya.

    Menurut kelian Desa Adat Unggahan, Putu Yasa, unit usaha yang kini dikelola memiliki potensi yang begitu besar. Apalagi, krama desa adat sebagian besar menjadi petani perkebunan seperti cengkeh dan tanaman buah mulai dari durian, alpukat, pisang, dan tanaman holtikultura lain. “Dari jumlah krama saaat ini 900 kepala keluarga (KK), itu sebagian besar menggeluti usaha perkebunan, sehingga ini berpotensi untuk kita kembangkan melalui BUPDA itu sendiri,” katanya.

    Sadar akan potensi itu, ke depan BUPDA Desa Adat Unggahan ini dikembangkan dengan merintis usaha yang mendukung budidaya perkebunan. Untuk itu, pihkanya berharap, instsnasi yang berwenang agar membantu desa adat untuk membina pengembangan usaha.

    Selain itu, dirinya juga berharap, kalau kondisi anggaran memungkinkan, maka perlu ada “suntikan” modal untuk BPDA di Bali. Dengan cara ini, diyakini BUPDA akan bisa bersaing dengan unti usaha lain.

    Kemudian tujuan besarnya adalah desa adat sendiri memiliki sumber Pendapatan Asli Desa Adat (PADA). “Dari pengalaman bisnis penjualan sarana upakara dan upacara, keuntungan sudah kita peroleh, namun karena modal kecil jadi keuntungan juga maish kecil. Namun kami yakin ke depan usaha bisa ditingkatkan, sehingga kami haapkan ada kebijakan untuk membant pengembangan BUPDA itu sendiri dengan memberi tambahan modal usaha,” tegasnya.

    Terkait pelaksanaan Nangun Sat Kerthi Lokal Bali (NSKLB), Kelian Desa Adat Unggahan, Putu Yasa menyebutkan, sesuai petunjuk teknis (juknis), pengelolaan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) setap tahun Rp 300 juta telah berjalan dengan baik. Mulai dari pada baga prayangan, pawongan, dan baga palemahan.

    Kebijakan ini diakuinya sangat membantu desa adat dan meringankan beban krama desa dalam menunaikan tanggungjawabnya. Untuk itu, pihkanya mendukung penuh dan berharap Gubernur Bali Wayan Koster dapat melanjutkan pelaksanaan visi misi NSKLB tersebut. “Sangat mengapresiasi dan kami mendukung program ini (NSKLB-red). Karena ini menguatkan desa adat di Bali dan tujuan yang positif,” katanya. (Mudiarta/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIstri Melahirkan Caesar, Hikmal Abrar: Saya Deg-degan
    Next Article VW sebut tantangan terbesar transisi EV adalah produksi baterai
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.