Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pembeli di Eropa dan AS Batalkan Pesanan Furnitur Imbas Perang
    Ekonomi

    Pembeli di Eropa dan AS Batalkan Pesanan Furnitur Imbas Perang

    August 21, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pembeli di Eropa dan AS Batalkan Pesanan Furnitur Imbas Perang 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Industri furnitur memiliki peranan penting terhadap peningkatan kinerja sektor manufaktur dan ekonomi nasional. Hal itu tecermin dari nilai ekspor yang mencapai USD 2,5 miliar pada 2021. Atau, naik 33 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar USD 1,9 miliar.

    “Saya percaya bahwa seiring pulihnya belanja masyarakat akan turut mendukung peningkatan penjualan furnitur, baik untuk ekspor maupun pasar dalam negeri,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta kemarin.

    Menperin mengemukakan, sejumlah hasil kajian menunjukkan adanya peluang industri mebel tanah air untuk mengisi pasar global. Misalnya, Centre for Industrial Studies (CSIL) memproyeksikan konsumsi furnitur global pada tahun ini akan tumbuh sebesar 3,9 persen. Kenaikan itu akan didukung kebijakan stimulus recovery and resilience facility di Uni Eropa.

    “Hasil studi CSIL diperkuat juga oleh consumer market outlook yang dikeluarkan Statista, yang memperkirakan pendapatan industri furnitur global terus meningkat secara konsisten dari USD 1,3 triliun pada 2020 menjadi USD 1,6 triliun pada 2025,” ungkapnya.

    Meskipun demikian, industri furnitur dan kerajinan masih menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan usahanya. Menperin pun telah menyerap beberapa isu pokok yang perlu dihadapi pelaku usaha dalam negeri berdasar aspirasi yang disampaikan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI).

    Pertama, pandemi Covid-19 yang dilanjutkan dengan krisis geopolitik Rusia-Ukraina telah mengakibatkan permasalahan logistik dan shipping yang berkepanjangan. Kelangkaan kontainer dan space cargo kapal masih terjadi.

    “Kondisi tersebut menimbulkan biaya logistik dan shipping yang tinggi, bahkan mengakibatkan gagal kirim. Dengan demikian, kinerja ekspor industri furnitur dan kerajinan menjadi tidak optimal dan daya saing pelaku usaha nasional di mata dunia melemah,” ujar Ketua Presidium HIMKI Abdul Sobur.

    Kedua, terjadinya market shock permintaan akibat tingginya inflasi di negara-negara tujuan ekspor sebagai dampak dari perang Rusia-Ukraina. Dampaknya, pembatalan dan penundaan order, terutama dari negara-negara Eropa dan Amerika Serikat.

    “Pembatalan atau penundaan order itu menghasilkan ketidakpastian bagi industri furnitur dan kerajinan dan sangat mengganggu cash flow perusahaan,” urainya.

    Ketiga, permasalahan domestik terkait dengan ketersediaan bahan baku. Pasokan berupa kayu besar yang dibutuhkan industri furnitur kini semakin berkurang dan langka. Selain itu, pelaku usaha berbasis rotan dihadapkan pada permasalahan kelangkaan bahan baku.

    PERTUMBUHAN INDUSTRI MANUFAKTUR BERDASAR SEKTOR (2021)

    Industri | Pertumbuhan YoY


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePemerintah Diminta Pikirkan Betul Multiplier Effect Kenaikan CHT
    Next Article Joko Widodo Minta Relawan “santai mawon” Pikirkan Capres 2024
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.