Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Era Digital, Sektor Teknologi Jadi Peluang Peluang Usaha Baru
    Ekonomi

    Era Digital, Sektor Teknologi Jadi Peluang Peluang Usaha Baru

    December 25, 2022No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Era Digital, Sektor Teknologi Jadi Peluang Peluang Usaha Baru 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jumlah pelaku usaha kecil dan menengah terus meningkat. Di dalamnya, masih terdapat banyak sekali peluang dan potensi bagi entrepreneur baru. Berporos pada kekuatan teknologi, berikut industri-industri kecil yang bisa meraup ceruk yang menjanjikan.

    —

    MASIH banyak mesin produksi manual yang menjadi peluang bagi PT Engineering Solution Technology. IKM (industri kecil dan menengah) asal Malang itu memodifikasi alat tenaga manusia menjadi otomatis.

    CEO PT Engineering Solution Technology Devrian Tandrianto mengungkapkan, rata-rata usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia masih berada di Industri 2.0. Sementara itu, pemerintah mendorong untuk naik kelas menuju Industri 4.0 sehingga perlu perubahan dengan melakukan integrasi mesin.

    ’’Untuk itu, kami bergerak di bidang modifikasi dan upgrade mesin dengan target pasar IKM yang masih menggunakan tenaga konvensional atau belum memanfaatkan teknologi,’’ tuturnya pekan lalu.

    IKM yang tampil pada ajang Startup4Industry (S4I) yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian melakukan modifikasi alat-alat produksi yang telah dimiliki mitra. Misalnya, memodifikasi dan mengintegrasikan tiga mesin yang ada di usaha pembuat keju agar menghemat biaya, waktu, dan tentu tetap berkualitas.

    ’’Dua mesin pembuat keju dimodifikasi sesuai takaran mulai 100 hingga 1.000 gram. Mitra masih memakai mesin manual yang dikendalikan seorang operator. Mesin itu harus on/off setiap 18 menit sekali karena menjaga keamanan water heater,’’ urai Devrian.

    Kemudian, pihaknya mengintegrasikan menjadi sebuah software yang bisa autoreset bergantung kebutuhannya. Tanpa harus bolak-balik setiap 18 menit lagi dan suhu tetap terkontrol serta ada sirene jika proses selesai.

    Menurut Devrian, modifikasi bisa dilakukan pada mesin apa saja. ’’IKM di Indonesia ke Industri 3.0 saja belum. Sehingga kita harus lebih banyak mengotomatiskan mesin-mesin manual daripada beli baru yang tentu akan memakan biaya lebih mahal lagi,’’ tuturnya.

    Hal senada juga dilakukan PT Inovasi Anak Negeri (Inagi) yang membuat mesin-mesin untuk para IKM. Direktur Inagi Farizqi Bayu P. menjelaskan, perusahaannya melakukan riset dan manufaktur inovasi teknologi dengan mengembangkan produk yang sesuai kebutuhan pasar. Di antaranya, mesin sterilisasi, pengolahan susu, dan turunannya. Serta, alat F&B hingga mesin agroindustri lainnya.

    Farizqi mencontohkan mesin sterilisasi makanan yang hasil olahannya semula bertahan hanya 6 bulan sebelum dibuka, menjadi satu tahun. ’’Inovasi itu mendukung pertumbuhan UKM untuk berdaya saing tinggi,’’ urainya yang juga mengikuti ajang Startup4Industry (S4I).

    Farizqi juga menyebut IKM pembuat tempe. Sebelumnya, mereka harus merebus kedelai dan skalanya pasti masih rendah. ’’Kami buatkan mini-boiler-nya,’’ bebernya.

    Sementara itu, PT Surya Sarana Dinamika (SSD) membidik peluang kebutuhan sistem otomasi industri dan robotik. Business Development SSD Talenta Amelia menyatakan, pelaku UKM harus memiliki ketelusuran data yang akurat guna mendapatkan kelancaran dalam suatu proses.

    ’’SSD membantu UKM dengan membuat suatu software untuk memiliki kelengkapan data. Mulai pencatatan produk masuk keluar dari gudang, jadwal produksi, pengiriman produk, hingga cek quality yang tersimpan dalam software tersebut,’’ ujarnya.

    Apabila pencatatan gudang itu berantakan, lanjut dia, tentu akan berdampak, terutama pada kinerja karyawan yang tidak efektif dalam mengerjakan pekerjaannya. Selain itu, dapat mengganggu jadwal pengiriman. Apabila barang tersebut hilang atau tidak ditemukan, itu akan berdampak pada branding sampai ke pendapatan perusahaan.

    ’’Jadi, kami ingin memberikan kemudahan untuk mengontrol apa yang terjadi di gudang, baik dari proses pengiriman, penerimaan, penyimpanan, perpindahan, maupun pengambilan,” tuturnya.

    Selanjutnya, ada Artaka yang merupakan sebuah aplikasi pembukuan digital untuk membantu UMKM yang sebelumnya unbankable menjadi bankkable. VP Business Development Artaka Dedy Santoso menjelaskan, hampir seluruh UMKM tidak memiliki pencatatan pembukuan yang lengkap.

    ’’Data yang sudah tercatat nanti bisa di-download dan setelah itu data bisa segera dihapus. Jadi, tidak perlu khawatir data tersebut dipergunakan tidak semestinya,’’ katanya.

    Artaka juga memberikan banyak kemudahan, termasuk memberikan microsite yang bisa digunakan untuk penjualan. Pihaknya telah bekerja sama dengan berbagai metode pembayaran sehingga pelanggan bisa dengan mudah menyelesaikan pembelanjaannya.

    ’’Kami melatih 10 mitra selama 10 minggu. Mereka akhirnya telah memiliki laporan keuangan laba rugi, arus kas, dan neraca. Juga, menyediakan microsite untuk berjualan layaknya marketplace dengan berbagai e-catalog-nya. Pelanggan dapat membeli dan memilih berbagai layanan payment method elektronik beserta QR payment,’’ bebernya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKado Natal Spesial dari V BTS, Ajak Yeontan di Video Cover
    Next Article Kasus Suap Hakim Agung Ampuh Rusak Wajah Hukum Indonesia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.