Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Alasan Pengamat Minta Harga Pertalite Tak Naik, Premium Dihapus
    Ekonomi

    Alasan Pengamat Minta Harga Pertalite Tak Naik, Premium Dihapus

    March 4, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Alasan Pengamat Minta Harga Pertalite Tak Naik, Premium Dihapus 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pengamat Ekonomi dan Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi berkomentar terkait dengan harga minyak mentah yang telah menembus angka USD 110 per barel. Yakni untuk menaikkan harga BBM jenis Pertamax, penghapusan Premium, dan tidak dinaikkannya harga Pertalite.

    Ia mengatakan bahwa yang dimaksud itu adalah masukan alternatif atas respons kenaikan minyak dunia. Pasalnya, jika pemerintah tetap menahan pada harga yang sama, beban negara akan semakin bertambah.

    “Beban APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara) itu akan membengkak kalau pemerintah tidak menaikkan harga BBM sama sekali. Kalau seperti itu, maka pemerintah harus membayar dalam bentuk dana kompensasi pada Pertamina yang itu diambil dari APBN,” terang dia ketika dihubungi JawaPos.com, Jumat (4/3).

    Berdasar itu, untuk mengurangi beban tadi, harus dinaikkan harga BBM secara selektif. Pasalnya, kenaikan harga BBM ini tentunya akan menaikkan inflasi dan akan memperburuk daya beli masyarakat.

    Perihal komentarnya itu, Fahmy menjelaskan kenapa Pertamax harus dinaikkan adalah karena proporsi konsumen jenis tersebut hanya sekitar 5 persen. Jadi, itu tidak menyulut adanya inflasi.

    “Tapi kalau Pertalite itu proporsinya 70 persen. Kalau Pertalite itu dinaikkan, itu tentu akan menaikkan inflasi dan harga-harga komoditas akan meningkat dan memperburuk daya beli rakyat,” tuturnya.

    Sementara masukan untuk penghapusan BBM jenis Premium, itu karena distribusinya sudah terbatas, yakni hanya di Jawa, Bali, dan Madura saja. Maka dari itu, kemungkinan adanya efek domino terhadap perekonomian sangat kecil.

    “Kalau Premium dihapus, mereka akan migrasi ke Pertalite sehingga proporsi Pertalite akan meningkat, maka saya wanti-wanti betul, saat ini jangan naikkan Pertalite. Karena itu bukan BBM bersubsidi, dampak domino terhadap perekonomian itu akan terjadi,” tandas Fahmy.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article“Luka” otomotif akibat konflik Rusia-Ukraina
    Next Article Pertamina Lakukan Penyesuaian Harga BBM, Pengamat: Keputusan Tepat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.