Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Angka stunting Tinggi, Ketua PKK NTT Sambangi Kepala BKKBN
    Lifestyle

    Angka stunting Tinggi, Ketua PKK NTT Sambangi Kepala BKKBN

    February 4, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Angka stunting Tinggi, Ketua PKK NTT Sambangi Kepala BKKBN 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INDOPOS.CO.ID – Sumberdaya alam (SDA) melimpah di satu wilayah tidak menjamin bahwa penduduk nya sehat dan sejahtera. Bahkan di wilayah yang kaya sumber protein terdapat angka stunting yang tinggi. Hal itu terungkap saat Ketua Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Nusa Tenggara Timur (NTT) Julie Sutrisno Laiskodat bertandang ke Kantor BKKBN Pusat, Jakarta Timur, Kamis (3/2/2022). Julie Sutrisno diterima oleh Kepala BKKBN Dr (HC) dr Hasto Wardoyo SpOG (K) dan membahas percepatan penurunan stunting di NTT.

    “Angka stunting di NTT masih sangat tinggi dan mempengaruhi kualitas SDM nantinya. Kita tahu bahwa stunting dan gizi buruk itu mempengaruhi kecerdasan seseorang. Dengan demikian, kami PKK lebih fokus dan berkomitmen bagaimana mencegahnya supaya kasus stunting dan gizi buruk tidak mengalami kenaikan,” ucap Julie.

    Dia mengatakan, saat ini SDM nya butuh untuk menaikkan strandar, walaupun alamnya luar biasa, kaya baik sumber protein dan kekayaan alam lainnya. “Saya melihat kelemahan pendidikan dan kesehatan di NTT. Saya mempunyai program yang sudah berjalan 3 tahun. PKK juga sudah ada 2 tahun berturut-turut itu buat menu untuk sarapan bersama mulai dari tingkat PAUD, SD di seluruh Desa. Model ini juga sampai ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Itu selama 2 tahun dan itu bagus, gizinya dan perkembangannya untuk mencegah stunting baru,” imbuh Julie.

    Kepala BKKBN Dr (HC) dr Hasto Wardoyo Sp OG (K) sangat menyambut baik komitmen TP PKK NTT dalam rangka percepatan penurunan stunting. “Kita ini betul-betul membutuhkan PKK, dengan Perpres Nomor 72/2021 yang saya usulkan ke Pak Presiden bahwa harus ada Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk mencari solusi. Unsur PKK, Bidan dan ada penyuluh KB ini istilahnya 3 serangkai yang ada di desa,” sebut dokter Hasto.

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAsyik Berwisata di Tengah Pandemi, Ini Caranya
    Next Article Banyak PR Buat Kepala Baru, Illegal Destructive Fishing
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.