Attorney at Law, Cerita dari, oleh, dan untuk Perempuan

Attorney at Law, Cerita dari, oleh, dan untuk Perempuan

Jennifer Walters puas dengan segala yang dia punya. Kariernya aman. Dia juga dikelilingi sahabat dan rekan kerja yang menyenangkan. Tapi, zona nyamannya terusik ketika Jen tiba-tiba mewarisi kekuatan super yang tak pernah diinginkannya.

TAK seperti pahlawan super lainnya, Jen (Tatiana Maslany) begitu marah ketika tahu dirinya memiliki gen Hulk. Dia tidak mau menjadi sosok berkekuatan super. Jen cukup puas dengan kariernya sebagai pengacara pekerja keras. Perubahan She-Hulk membuatnya tidak bisa ’’bersembunyi”.

Dengan postur mencapai 2 meter, keberadaannya selalu menjadi pusat perhatian. Beruntung, dia dibantu Bruce Banner (Mark Ruffalo), sepupunya yang telah beradaptasi dengan fisik dan perubahan Hulk. Jen juga didampingi sahabatnya, Nikki (Ginger Gonzaga) dan Pug (Josh Segarra), rekan pengacaranya di GLK&H yang penuh perhatian. Namun, tetap saja, transisi dari manusia normal menjadi She-Hulk membuat Jen kerepotan.

Keberadaan She-Hulk pun dianggap sebagai gangguan oleh Titania (Jameela Jamil). Selebriti media sosial itu awalnya terobsesi dengan sosok raksasa baru yang begitu kuat. Tapi, obsesinya berubah jadi benci karena sebuah insiden di ruang sidang. Titania, dengan segala kekuatan dan strategi liciknya, membalaskan dendamnya kepada She-Hulk.

Dengan tugas dobel sebagai superhero sekaligus pengacara, Jen tetap berusaha menemukan work-life balance. Dia getol menjajal aplikasi kencan daring. Di satu sisi, dia juga menjalin pertemanan dengan sesama manusia super. Mulai Wong (Benedict Wong) hingga Matt Murdock (Charlie Cox), pengacara tunanetra kenamaan dari Hell’s Kitchen yang juga merangkap vigilante alias Daredevil.

Di She-Hulk: Attorney at Law, showrunner Jessica Gao mencoba untuk mendobrak pakem serial Marvel. Sang tokoh utama, Jen, sama sekali tak terkesan dengan kekuatan supernya. Gao juga mempertahankan tone komedi khas komik orisinalnya. Jen menjadi narator yang ’’menembus” empat dimensi, mengajak penonton bercengkerama layaknya Deadpool di filmnya.

Sutradara Kat Coiro mengakui, mengadaptasi She-Hulk dalam format serial adalah pertaruhan besar. Maklum, di proyek itu, dia –serta sebagian besar cast utama– baru menjajal produksi yang sarat efek visual. Di luar tantangan produksi, Coiro menuturkan, She-Hulk punya cerita yang relatable buat para perempuan di usia 30-an.

’’Banyak orang punya dua sisi meski tidak seekstrem Jen. Dia adalah workaholic, tapi di satu sisi juga mendambakan hubungan romantis,” lanjutnya. Hal itu pun diakui Maslany. Dia menilai, Jen mewakili banyak perempuan karier. Meski mempunyai kemampuan yang mumpuni, mereka terjebak imposter syndrome.

’’Aku yakin banyak perempuan di luar sana yang merasa harus bekerja ekstrakeras karena ragu akan kemampuan dirinya,” tegasnya di konferensi pers global pekan lalu.

Aktris Terbaik Emmy Awards 2016 itu menilai, She-Hulk juga mewakili dinamika hubungan perempuan yang seru. Maslany mengatakan, tim produksi cukup berani mengeksplorasi rivalitas toksik antarperempuan yang diciptakan publik. ’’Singkatnya, kami seperti permusuhan geng SMA. Jen yang biasa saja berhadapan dengan seleb medsos Titania. Keduanya dibandingkan, di-judge, sehingga muncullah persaingan,” tegasnya.

She-Hulk pun membawa hawa segar di jagat Marvel. Pemeran Hulk Mark Ruffalo menilai, She-Hulk adalah produksi Marvel terseru yang pernah dia ikuti. ’’Cerita ini dari, oleh, dan untuk perempuan. Pokoknya, semangat #girlboss. Kalian bisa menemui komedi dan satire unik yang tak pernah ditampilkan di MCU sebelumnya,” paparnya.

Ruffalo menjelaskan, di film ini, dirinya berperan sebagai mentor bagi sepupunya. Meski demikian, dia merasa She-Hulk sebenarnya tak perlu-perlu amat keberadaan Bruce Banner. ’’Kemampuannya jauh lebih baik daripada Hulk. Tanpa aku, dia akan baik-baik saja, sih,” kelakarnya.

TRIVIA

– Selama syuting sebagai She-Hulk, Tatiana Maslany diwakili body double Maliah Arrayah yang memiliki tinggi badan 2 m; sesuai deskripsi She-Hulk. Maslany sendiri memiliki tinggi badan 1,63 m.

– Ginger Gonzaga menyatakan, kepribadiannya mirip dengan karakter Nikki Ramos yang dia perankan.

– She-Hulk adalah proyek superhero kedua Jameela Jamil tahun ini. Pemeran Titania itu menjadi pengisi suara Wonder Woman di film animasi DC League of Super-Pets.

– Kreator Jessica Gao mengungkapkan, episode pilot dipindah di akhir serial pada tahap pascaproduksi karena pertimbangan pengenalan tokoh dan plot.

– Jessica Gao dan Kat Coiro mengakui, adegan Jennifer Walters mendapat bantuan di kamar mandi perempuan sebuah kelab lahir dari kejadian nyata yang mereka alami.

SHE-HULK: ATTORNEY AT LAW

SHOWRUNNER: Jessica Gao

SUTRADARA: Kat Coiro, Jessica Gao

PENULIS NASKAH: Jessica Gao

PENYIARAN: Disney+ Hotstar

EPISODE: 9 (telah tayang 1 episode)

PEMERAN:

– Tatiana Maslany (Jennifer Walters/She Hulk)

– Ginger Gonzaga (Nikki Ramos)

– Mark Ruffalo (Bruce Banner/Smart Hulk)

– Josh Segarra (Augustus ’’Pug” Pugliese)

Rotten Tomatoes: 87%

IMDb: 5,9/10


Credit: Source link

Related Articles