Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Australia Tak Ingin jadi "Kandang" Rudal AS di Asia
    News

    Australia Tak Ingin jadi "Kandang" Rudal AS di Asia

    August 6, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Australia Tak Ingin jadi "Kandang" Rudal AS di Asia

    Perdana Menteri Australia Scott Morrison (Foto: Phil Noble/Reuters)

    Canberra, Jurnas.com – Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, mengatakan Amerika Serikat (AS) tidak pernah meminta mengirim rudal jarak menengah di negaranya karena Canberra sudah pasti menolak.

    “Itu tidak diminta kepada kami, tidak dipertimbangkan, tidak diajukan kepada kami. Saya pikir saya bisa mengatur garis di bawah itu,” kata Morrison kepada wartawan di Brisbane, ibukota negara bagian Queensland, Senin (5/8) waktu setempat.



    Ia juga menekankan, Australia akan menolak permintaan Gedung Putih untuk menjadi tempat rudal jika sudah waktu Paman Sam meminta.

    Pernyataan itu dilontarkan setelah Menteri Pertahanan AS, Mark Esper mengatakan dalam kunjungannya ke Australia, Canberra sangat mendukung penyebaran rudal darat ke darat di Asia dalam beberapa bulan.

    Baca juga.. :

    • AS Cegah Invasi Turki ke Suriah
    • China Tidak akan Diam Jika AS Sebarkan Rudal di Asia
    • Iran Minta Cabut Sanksi sebelum Diplomasi

    Pernyataan Esper mengikuti penarikan resmi Washington dari pakta kontrol senjata era Perang Dingin yang dikenal dengan sebutan INF.

    AS mengklaim Rusia INF karena mengembangkan rudal yang dikenal sebagai 9M729. Rusia membantah tuduhan itu. Pada Januari, Rusia mempublikasikan spesifikasi rudal itu untuk membuktikan bahwa proyektil itu tidak melanggar INF.

    Di bawah perjanjian itu, kedua belah pihak telah dilarang mengembangkan rudal nuklir yang diluncurkan darat dengan jangkauan dari 500 hingga 5.500 kilometer.

    Pernyataan Esper itu membuat Rusia dan China berang dan berjanji akan mengambil tindakan balasan jika Washington menempatkan rudal darat di Asia.

    TAGS : Pakta Kontrol Senjata Rusia Amerika Serikat China Australia

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/57139/Australia-Tak-Ingin-jadi-Kandang-Rudal-AS-di-Asia/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMakin Mengerikan, PBB Desak India-Pakistan Redakan Ketegangan
    Next Article Yaman Tuntut Transparansi PBB Setelah Tuduhan Korupsi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.