Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Makin Mengerikan, PBB Desak India-Pakistan Redakan Ketegangan
    News

    Makin Mengerikan, PBB Desak India-Pakistan Redakan Ketegangan

    August 6, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Makin Mengerikan, PBB Desak India-Pakistan Redakan Ketegangan

    Ilustrasi perang India-Pakistan (Foto; Younis Khaliq / Reuters)

    New York, Jurnas.com – Juru Bicara Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Stephane Dujarric, mengatakan, pihaknya mengikuti perkembangan aktivitas dan ketegangan militer pasca-keputusan India soal Kashmir.

    Dalam briefing harian, Dujarric mengungkapkan kondisi tegang di kawasan itu sudah sangat mengkhawatirkan setelah India membatalkan status khusus Jammu Kashmir.



    PBB menyerukan ketenangan dan pengendalian maksimum kepada Pakistan dan India.

    Dilnasir dari Anadolu, India membatalkan status khusus kawasan Jammu Kashmir yang sudah berlangsung selama lebih dari setengah abad.

    Baca juga.. :

    • Mantan Wakil Presiden Maladewa Diringkus Polisi
    • India Deportasi Mantan Wakil Presiden Maladewa
    • Rusia Produksi Jet Tempur Siluman Generasi Kelima

    Hak istimewa yang tercantum pada Pasal 370 undang-undang konstitusi itu melarang hak kepemilikan orang luar atau asing, seperti properti di wilayah tersebut.

    Pasal 370 disusun menyusul partisi subkontinen India pada tahun 1947 itu membuat wilayah Jammu dan Kashmir yang berpenduduk mayoritas Muslim bergabung dengan India, namun memiliki konstitusi sendiri.

    Pada tahun 1949, ketetapan khusus ditambahkan ke dalam konstitusi India untuk memberikan otonomi kepada Jammu dan Kashmir.

    Namun, Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di bawah pimpinan Perdana Menteri India, Narendra Modi dalam kampanye pemilu Mei-Juni  2019 berjanji mencabut status khusus. Partai itu meraih kemenangan pada pemilu kemarin.

    Kashmir, wilayah Himalaya dengan mayoritas peduduk Muslim, terbagi menjadi area yang diduduki India dan Pakistan, serta sebagian kecil diduduki China.

    India dan Pakistan sudah berperang tiga kali, yaitu pada 1948, 1965 dan 1971  sejak berpisah pada 1947. Dua pertempuran itu terkait Kashmir. Kelompok pemberontak di Jammu dan Kashmir terus berjuang untuk kemerdekaan dari kuasa India, atau untuk bergabung dengan Pakistan.

    Lebih dari 70.000 orang telah tewas dalam konflik itu sejak 1989. India menempatkan lebih dari setengah juta tentara di area yang disengketakan itu.

     

    TAGS : India Pakistan Stephane Dujarric

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/57138/Makin-Mengerikan-PBB-Desak-India-Pakistan-Redakan-Ketegangan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAirlangga Bentuk Majelis Etik untuk Monopoli Caketum Golkar
    Next Article Australia Tak Ingin jadi "Kandang" Rudal AS di Asia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.