Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Bali Tak Tergantung Sektor Pariwisata Jangan Hanya Jargon Politik
    Ekonomi

    Bali Tak Tergantung Sektor Pariwisata Jangan Hanya Jargon Politik

    January 19, 2024No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Bali Tak Tergantung Sektor Pariwisata Jangan Hanya Jargon Politik 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Bali Tak Tergantung Sektor Pariwisata Jangan Hanya Jargon Politik 2
    Wisatawan melihat-lihat baju khas Bali yang dijual di Pasar Seni Kuta, Badung. (BP/eka)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Bali jangan lagi tergantung dari sektor pariwisata sudah lama digaungkan. Tidak hanya pengamat dan akademisi ilmu ekonomi, namun para politisi dan elite pemimpin daerah juga ikut melontarkan hal serupa.

    Namun demikian, hingga kini realisasinya masih jauh dari harapan Pandemi Covid-19 yang membuat Bali sangat terpuruk karena pariwisata mati, tidak juga memberi cukup pelajaran.

    Saat terpuruk semua berteriak jangan lagi tergantung pada pariwisata. Tapi begitu pulih, jangan bergantung pada sektor pariwisata seolah-olah hanya berhenti sebatas jargon politik.

    Pengamat Ekonomi Nyoman Sender bahwa menciptakan ekonomi penopang bagi Bali diharapkan tidak hanya menjadi jargon politik semata, namum harus dapat direalisasikan. Maka dari itu kerja nyata dan keberpihakan yang kuat harus menjadi landasan dari pemerintah. “Tetapi betul-betul tertuang dalam rencana kerja atau APBD yang memberikan porsi lebih besar di sektor non pariwisata seperti pertanian dan UMKM,” ujarnya.

    Pemerintah diharapkan mampu juga membuat terobosan sumber-sumber ekonomi di luar pariwisata. Terobosan-terobosan itu dapat berupa regulasi dan kebijakan yang bersahabat dengan UMKM dan juga pertanian dalam arti luas. “Tidak cukup hanya jargon saja tetapi mampu secara real time bekerja keras di lapangan,” tandasnya. (Citta Maya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJadikan Ekonomi Kerakyatan Kekuatan Bali di Masa Depan
    Next Article Pungutan Wisman Diharapkan untuk Tangani Sampah dan Peningkatan Sapras
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.