Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Berpotensi Ada Kebocoran, Komisi VII DPR Soroti Solar Subsidi
    Ekonomi

    Berpotensi Ada Kebocoran, Komisi VII DPR Soroti Solar Subsidi

    August 14, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Berpotensi Ada Kebocoran, Komisi VII DPR Soroti Solar Subsidi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Perbedaan harga BBM jenis solar subsidi dan industri begitu besar. Anggota Komisi VII DPR Yulian Gunhar menyoroti pemberian harga solar subsidi.

    Menurut Yulian Gunhar, besarnya jarak harga solar subsidi dan solar industri memicu praktik-praktik nakal dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk membuat kebocoran dari solar subsidi. Dia menyarankan ada penyesuaian harga solar subsidi.

    “Demi menghindari kebocoran dana subsidi, pemerintah harus segera melakukan penyesuaian harga. Karena, perbedaan harga solar bersubsidi dan BBM industri sangat tinggi. Terpaut sekitar Rp 15 ribu per liter,” ujar Yulian Gunhar dalam keterangannya, Minggu (14/8).

    Gunhar mensinyalir perbedaan harga yang terlalu tinggi itu, telah terindikasi menimbulkan kebocoran subsidi di lapangan. Banyak oknum yang memanfaatkan perbedaan harga dengan membeli solar subsidi di SPBU, lalu menjualnya untuk kebutuhan industri dengan harga lebih tinggi.

    “Permainan para oknum ini sudah sangat canggih dan membentuk jaringan yang melibatkan banyak kalangan. Dengan membeli solar bersubsidi seharga Rp 5 ribu, lalu dijual ke pihak lain dengan harga di atasnya,” ujar Gunhar.

    Politikus PDIP itu mengatakan, kebijakan penyesuaian harga solar bersubsidi demi menyelamatkan APBN yang terus defisit. Hal itu sebagai dampak harga minyak dunia meningkat sejak terjadinya perang Rusia dan Ukraina.

    Legislator asal Sumatera Selatan itu menyebut, dampak perang Rusia-Ukraina diperkirakan akan mengganggu pasokan minyak dunia. Dikhawatirkan menyebabkan melonjaknya harga BBM di dalam negeri.

    “Komisi VII telah mengingatkan Pertamina mengenai dampaknya terhadap harga minyak dunia. Mengingat Rusia merupakan salah satu produsen minyak terbesar di dunia,” katanya.

    Demi mencegah terjadinya kenaikan harga BBM di dalam negeri, Gunhar meminta pemerintah mengambil peluang dari dampak perang Rusia-Ukraina di negara-negara Eropa. Salah satunya dengan melakukan barter komoditas yang melimpah di Indonesia seperti CPO dengan BBM yang dihasilkan di beberapa negara Eropa.

    “Barter bisa dilakukan dengan menukar CPO yang saat ini harganya meningkat di pasar dunia, dengan barang impor dari negara Eropa, seperti minyak bumi,” katanya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTrailer Kedua Film Mumun Munculkan Teror Bermotif Balas Dendam
    Next Article Wakil Bali Jadi Pengibar Bendera Jamnas XI
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    daftar pinjaman online legal ojk

    Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru

    July 25, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.