Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»BUMN dengan Revenue di Bawah Rp 50 Miliar Diswastanisasi Saja!
    Ekonomi

    BUMN dengan Revenue di Bawah Rp 50 Miliar Diswastanisasi Saja!

    March 6, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    BUMN dengan Revenue di Bawah Rp 50 Miliar Diswastanisasi Saja! 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana melakukan privatisasi atau swastanisasi BUMN dengan pendapatan di bawah Rp 50 miliar. Hal itu diungkapkan Menteri BUMN Erick Thohir dalam acara Rapat Kerja Nasional HIPMI 2021.

    Erick mengungkapkan, perusahaan negara sebaiknya bermain pada pasar yang besar agar dapat menjadi garda terdepan yang dapat bersaing dengan perusahaan global. Namun, untuk dapat melakukan hal tersebut pihaknya akan duduk bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    “Kita di BUMN sedang memikirkan tapi mesti duduk juga DPR, BPK. BUMN yang revenue-nya Rp 50 miliar ke bawah diswastanisasi aja,” ujarnya secara virtual, Jumat (5/3).

    Menurutnya, perusahaan tersebut sudah jelas pasar hingga transaksinya. Soal pendanaan, kata Erick, nanti dapat dibicarakan. Meskipun demikian, hal ini juga perlu dukungan dari segi hukum.

    “Payung hukumnya jangan sampai nanti dengan kita privatisasi atau swastanisasi daripada BUMN kecil (jadi masalah). BUMN ngapain main yang kecil-kecil, mendingan main yang gede-gede,” ungkapnya.

    Erick mencontohkan, di sektor perbankan, BUMN sebenarnya sudah mampu bersaing dengan perusahaan asing. Namun, menuruy dia, perlu diubah model bisnisnya supaya bisa bersaing di pasar terbuka.

    ”Bisnis perbankan ada bank asing, bank swasta, BUMNnya oke, Mandiri oke, BNI oke, BTN oke. Tapi kita ubah juga bisnis modelnya,” pungkasnya.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleUang USD 7.100 dan SGD 2.000 Raib Digondol Pembantunya Sendiri
    Next Article Ini, Penjelasan Menko Polhukam Soal Pemerintah Tak Bisa Larang KLB Demokrat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.